Plt Gubri Resmikan Kukerta Berdampak 2026, Libatkan 4.037 Mahasiswa Unri Bangun Kampung

  • Kamis, 18 Juni 2026 - 17:56 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sebanyak 4.037 mahasiswa Universitas Riau (Unri) resmi dilepas ke berbagai daerah di Provinsi Riau untuk mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Tahun 2026. Peresmian program pengabdian masyarakat tersebut langsung dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Lapangan Open Space Kampus Binawidya Unri, Kamis (18/6/2026).

Kukerta tahun ini mengusung tema "Kukerta Berdampak: Unri Membangun Kampung", dengan fokus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Honda Juni 4

Adapun daerah tujuan Kukerta tahun ini meliputi Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kampar, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai.


Dalam sambutannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa Kukerta bukan sekadar program akademik, tetapi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengabdikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

"Program Kukerta akan memperkaya wawasan, memperkuat kepedulian, dan semangat berkontribusi mahasiswa untuk kemajuan daerah, khususnya Provinsi Riau," ujar Hariyanto.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai inovasi dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan selama berada di lokasi Kukerta.


"Mahasiswa Kukerta adalah energi besar bagi pembangunan daerah dan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun Riau," tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unri, Prof Sri Indarti, mengatakan kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Ia berpesan agar seluruh peserta Kukerta mampu menjaga nama baik kampus dengan menghormati adat istiadat setempat dan membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

"Hormati adat istiadat, bangun kolaborasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan," pesannya.

Prof Sri Indarti berharap pelaksanaan Kukerta dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unri, Prof Mubarak, melaporkan bahwa Kukerta Berdampak 2026 diikuti 4.037 mahasiswa dan berlangsung mulai 18 Juni hingga 1 Agustus 2026 di berbagai wilayah Riau.

Selain program utama tersebut, Unri juga melaksanakan Kukerta Bersama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) yang diikuti 10 mahasiswa, serta Kukerta Internasional hasil kerja sama dengan Universitas Siliwangi dan ISBI Bandung yang melibatkan tiga peserta.

"Kukerta Bersama Umrah dilaksanakan pada 1 hingga 30 Agustus 2026 di wilayah Kepulauan Riau, sedangkan Kukerta Internasional berlangsung mulai 22 Juli sampai 20 Agustus 2026 di Jawa Barat," jelas Prof Mubarak.

Ia menambahkan, Kukerta Berdampak 2026 difokuskan pada lima prioritas utama, yakni memberikan solusi terhadap persoalan nyata masyarakat, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mengimplementasikan hasil penelitian dan inovasi perguruan tinggi, memperkuat sinergi antara kampus, pemerintah dan masyarakat, serta menciptakan dampak yang terukur dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis mahasiswa peserta Kukerta dari Rektor Unri kepada Plt Gubernur Riau, yang selanjutnya diserahkan kepada perwakilan 11 pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Riau sebagai lokasi pelaksanaan program.(***) 



Baca Juga

--ads--