Insentif Guru MDA Setahun Tak Dibayar saat Kuansing Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Provinsi
- Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WIB
- Reporter : Riawan Syaputra
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Tanggal 26 Juni 2026 ini, MTQ Provinsi Riau akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), bahkan berbarengan dengan perlombaan Pacu Jalur Rayon yang akan diperlombakan di Tepian Narosa Kota Teluk Kuantan.
Berbagai persiapan sudah dilakukan, pembangunan astaka MTQ dipercepat pengerjaannya, untuk mengejar pembukaan MTQ Provinsi pada tanggal 26 Juni yang akan datang itu.
Bahkan baliho-baliho selamat datang, dengan tampang tampang pejabat baik dari Provinsi maupun Kabupaten se-Riau mulai bermunculan.
Tak hanya itu, persiapan pacu jalur rayon Kecamatan Kuantan Tengah, juga mulai dipersiapkan dari sekarang. Pokoknya Kota Teluk Kuantan, terutama di Tepian Narosa tampak sekali hiruk pikuk dalam mempersiapkan perlombaan qori dan qoriah se Provinsi Riau tersebut.
Namun ada yang miris, di kala, Kabupaten Kuansing yang tengah bersiap menjadi tuan rumah perlombaan qori dan qoriah dalam melantunkan ayat ayat suci Alquran se-Provinsi Riau, ternyata insentif guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) yang hanya mendapat uang sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per bulan itu, hingga setahun belum dibayarkan. Alasannya karena tidak tersedianya dana.
Hal itu langsung dikonfirmasi Pekanbaru MX kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing Zulkarnaen dan Kabag Kesra Ismayudi Hendri. Keduanya membenarkan bahwa insentif Guru MDA Kabupaten Kuansing belum dibayarkan sejak tajun 2025 yang lalu.
Baik Sekda maupun Kabag Kesra juga menyampaikan alasan yang sama, ketidak tersedianya anggaran yang membuat insentif para pelatih qori dan qoriah itu belum bisa dibayarkan. Namun pihak pemerintah akan membayarnya jika sudah memiliki anggaran.
"Iya betul, tapi berapa jumlah bulannya saya belum tahu pasti. Itu pasti dibayarkan jika kita sudah memiliki anggaran. Maklum sekarang semua daerah sedang mengalami kesulitan," ujar Sekda Zulkarnain saat dijumpai usai rapat Paripurna DPRD kemarin.
Sementara itu, Ismayudi Hendri, juga membenarkan, insentif guru MDA itu sejak tahun 2025 memang belum dibayarkan, namun bukan penuh 2025 belum dibayarkan, namun dia belum tahu berapa bulan jumlah pastinya insentif guru MDA yang belum dibayarkan.
"Iya benar sejak 2025, tapi bukan setahun 2025 penuh yang belum dibayar. Saya belum tahu pasti berapa jumlah bulannya. Tapi itu pasti akan dibayarkan, jika Pemda sudah memiliki anggarannya, " kata Ismayudi Hendri Kabag Kesra Setda Kabupaten Kuansing.(***)
