Kapolda Riau Apresiasi 133 Personel dan Mitra: Pengabdian Jadi Kunci Kepercayaan Publik

  • Rabu, 29 Juli 2026 - 11:21 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Dr H Herry Heryawan SIK MH MHum menyerahkan piagam penghargaan kepada 133 penerima yang terdiri dari 123 personel Polri dan 10 mitra dari unsur eksternal dalam upacara di Lapangan Apel Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru,
Rabu (29/7/2026). 

Penghargaan tersebut diberikan Kapolda,
sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, profesionalisme, serta prestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, pelayanan kemanusiaan, hingga bidang olahraga.

Honda Juni 4

Dalam amanatnya, Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan kepada personel yang telah menunjukkan pengabdian terbaik bagi masyarakat.


"Prestasi bukan hanya soal keberhasilan mengungkap perkara. Prestasi adalah ketika kita mampu menghadirkan rasa aman, menyelamatkan nyawa, menjaga lingkungan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata," ujar Kapolda alumni Akpol 1996 itu.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama Polri dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Trust tidak lahir dari slogan. Trust lahir dari pengabdian yang konsisten, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, dan kepedulian kepada masyarakat. Itulah yang harus terus kita bangun di Polda Riau. Pengabdian jadi kunci kepercayaan publik,'' katanya.


Sejumlah personel menerima penghargaan atas keberhasilan dalam mengungkap berbagai kasus menonjol. Di antaranya AKBP Teddy Ardian, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau, yang berhasil memimpin pengungkapan tindak pidana kehutanan berupa pengangkutan hasil hutan mangrove tanpa izin dan penggunaan alat berat secara ilegal di Kabupaten Kepulauan Meranti serta Rokan Hilir.

Penghargaan juga diberikan kepada AKP Krisi Oetel, Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir, atas keberhasilannya mengungkap kasus perusakan ekosistem mangrove di Kecamatan Pasir Limau Kapas. Di bidang pelayanan dan respons cepat, Ipda Indra Gunawan, Panit 2 Unit 7 Ditlantas Polda Riau, menerima penghargaan setelah berhasil memimpin pengejaran hingga mengamankan pelaku penculikan anak di ruas Tol Pekanbaru–Dumai menuju Sumatera Utara.

Sementara itu, Kompol dr Firmansyah Dwi Saputra, Ps Karumkit Bhayangkara TK III Pekanbaru, memperoleh penghargaan atas dedikasinya memberikan pendampingan, pengobatan, dan terapi kesehatan kepada pasien anak yang membutuhkan penanganan intensif.

Penghargaan juga diterima AKP Markus Timbul Sinaga, Kapolsek Bunut Polres Pelalawan, atas keberhasilannya saat menjabat Kasat Resnarkoba Polres Kampar mengungkap kasus peredaran narkotika sekaligus mengamankan dua pucuk senjata api rakitan.

Selain itu, AKP I Putu Adi Juniwinata, Kasat Reskrim Polres Dumai, menerima apresiasi atas keberhasilannya mengungkap tindak pidana penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi turut menerima penghargaan atas keberhasilannya saat menjabat Kapolres Kepulauan Meranti membongkar jaringan peredaran narkotika dengan barang bukti puluhan kilogram sabu serta ratusan kemasan Etomidate.

Di bidang olahraga, Bripda Mega Djuwita Siallagan dari Satlantas Polres Kampar memperoleh penghargaan setelah meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup Taekwondo ke-7 Tahun 2026. Sementara Ipda Nova Ria Angelina dari Bidpropam Polda Riau menerima penghargaan atas raihan medali perak cabang karate pada Kapolri Cup Tahun 2026.

Selain penghargaan kepada individu, Kapolda juga memberikan apresiasi kepada puluhan personel yang tergabung dalam tim pengungkapan sejumlah kasus menonjol, mulai dari kejahatan kehutanan, perusakan ekosistem mangrove, tindak pidana narkotika, pengungkapan penempatan pekerja migran Indonesia ilegal, penyelamatan korban penculikan anak, hingga aksi penyelamatan warga yang hendak mengakhiri hidup di kawasan Turap Sungai Siak.

Tim medis Rumah Sakit Bhayangkara TK III Pekanbaru juga menerima penghargaan atas dedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sementara dua yayasan (mitra) memperoleh apresiasi atas kontribusinya dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Riau.

Kapolda mengajak seluruh personel untuk terus menjadi polisi yang mampu menghadirkan solusi melalui kerja nyata dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

"Jadilah polisi penolong. Hadirkan rasa aman, bangun harapan, dan jadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian. Masyarakat menilai Polri bukan dari apa yang kita ucapkan, tetapi dari apa yang kita kerjakan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Irjen Herry Heryawan juga mengumumkan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi akan dilepas pada 1 Agustus 2026 dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan tersebut akan menjangkau wilayah-wilayah terluar di Provinsi Riau sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menutup amanatnya, Kapolda kembali mengingatkan seluruh personel dan mitra agar selalu menjaga integritas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

"Teruslah berbuat baik, teruslah mengukir pengabdian. Ingat keluarga yang selalu menunggu kita pulang. Saya tegaskan, jangan ada lagi anggota yang mencoba-coba menggunakan narkoba," pungkasnya. ***

 



Baca Juga

--ads--