PLN Nusantara Power UP Pekanbaru Berikan Bantuan Penanggulangan Bencana ke Pemkab Kampar
- Selasa, 28 Juli 2026 - 15:45 WIB
- Reporter : Fopin A Sinaga
- Redaktur : Fopin A Sinaga
KLIKMX.COM, KAMPAR – PT PLN (persero) melalui PLN Nusantara Power Unit Pembangkit (UP) Pekanbaru menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat sekitar.
Kepedulian diberikan dalam bentuk corporate social responsibility (CSR) yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar.
Penyerahan dilaksanakan di PLTA Kotopanjang, Selasa (28/7/2026). Penyerahan dilaksanakan oleh Kepala Satuan Corporate Legal PLN Nusantara Power Helen Magdalena melalui Sekretaris Daerah Dr Ardi Mardiansyah.
Turut hadir Vice President Corporate Communication & CSR, Sondang Oineke Leonora, Manajer Unit Pembangkitan Pekanbaru Arief Wicaksono, Manajer UL PLTA Kotopanjang, Dhani Irwansyah, Kalaksa BPBD Kampar Azwan, Camat Kuok Intan Monica Sandra, perwakilan muspida hingga Kepala Desa Merangin.
Bantuan diberikan dalam bentuk sarana dan prasarana penanggulangan banjir serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berupa tenda pengungsian 6x12 m, veloved, kapal karet kapasitas 8 orang, mesin kapal 15 pk, mesin pompa air, selang buang pompa air, helm safety dan pelampung.
Penyerahan dirangkaikan juga dengan pelatihan Program Perempuan Tangguh Bencana yang tergabung dalam Srikandi Movement PLN NP.
Satuan Corporate Legal PLN Nusantara Power Helen Magdalena mengatakan program CSR tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
"Wujud kepedulian ini tidak berhenti pada wacana. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PLN Nusantara Power menyerahkan dukungan sarana dan prasarana kebencanaan kepada BPBD Kabupaten Kampar berupa perahu evakuasi, life vest, tenda darurat, dan perlengkapan pendukung lainnya," kata Helen.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk sinergi antara PLN Nusantara Power, Pemerintah Kabupaten Kampar, BPBD, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketangguhan daerah terhadap bencana.
Terhadap pelatihan perempuan tangguh bencana Helen menyebut peran perempuan di lingkunhan PLN NP tidak sekdar mengisi keterwakilan, melainkan membawa dampak nyata yang melampaui tugas-tugas teknis operasional.
"Setiap srikandi dipanggil untuk hadir di tengah masyarakat yakni memberi arti dan menyalakan harapan. Srikandi PLN Nusantara Power menjawab panggilan tersebut melalui program perempuan tangguh bencana," katanya.
Dalam sambutannya, Sekda Kampar Ardi Mardiansyah menyampaikan apresiasi kepada PLN Nusantara Power melalui program PLN Peduli atas kontribusinya dalam mendukung kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Kampar.
"Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Karena itu, program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga mampu meminimalkan risiko dan dampak bencana," sebutnya.
Ardi juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi banjir dan karhutla. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, Manager UP PLN Pekanbaru Arif Wicaksono mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Kampar.
"Hari ini kami menyerahkan bantuan CSR kepada BPBD Kabupaten Kampar berupa satu unit perahu karet lengkap dengan mesin tempel, selang, mesin diesel, life vest, helm, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan maupun penanganan bencana lainnya," ujar Arif.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh BPBD Kabupaten Kampar dalam mendukung penanganan banjir maupun karhutla."Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, dirawat dengan baik, sehingga bisa digunakan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran dan masih kurangnya peralatan penanggulangan bencana.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN. Peralatan ini akan sangat membantu operasional BPBD, terutama dalam penanganan karhutla maupun banjir. Dengan keterbatasan yang ada, bantuan ini menjadi dukungan yang sangat berarti bagi kami," ujarnya.
Terkait potensi karhutla, Azwan menjelaskan berdasarkan prakiraan cuaca, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September. Saat ini sejumlah wilayah rawan mulai terpantau, di antaranya Kecamatan Tambang, Siak Hulu, Kampar Kiri, dan beberapa wilayah lainnya.BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat desa, BPBD, maupun unsur TNI-Polri agar dapat segera dilakukan penanganan sehingga kebakaran tidak meluas," imbau Azwan.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan serta penanggulangan bencana di Kabupaten Kampar dapat berjalan lebih efektif guna melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.(***)
