Polda Riau Geledah Kantor PUTR Rohil terkait Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam
- Selasa, 28 Juli 2026 - 19:31 WIB
- Reporter : Hendra Bakti Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, saat melakukan pemeriksaan dokumen dalam penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (18/7/2026).
KLIKMX.COM, ROHIL - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jembatan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Tahun Anggaran 2022.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, mengatakan tim penyidik saat ini masih melakukan pendalaman terhadap perkara yang tengah ditangani.
"Penggeledahan di Dinas PUTR Rohil terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jembatan Air Hitam, Pujud, Tahun Anggaran 2022," ujar Kombes Ade Kuncoro saat dikonfirmasi Klikmx.com, Selasa (28/7/2026).
Ade mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proyek pembangunan Jembatan Air Hitam sebagai bagian dari proses pembuktian dugaan tindak pidana korupsi.
"Ada beberapa dokumen terkait proyek pembangunan Jembatan Air Hitam yang diamankan," jelasnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya barang bukti elektronik yang turut disita, Kombes Ade Kuncoro belum memberikan kepastian. Ia menyebut proses penggeledahan masih berlangsung.
"Masih on process," singkatnya.
Hingga berita ini ditayangkan, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau masih melakukan penggeledahan dan pengumpulan barang bukti di Kantor Dinas PUTR Kabupaten Rohil.
Ia juga belum mengungkap nilai kerugian negara maupun pihak-pihak yang telah dimintai keterangan dalam perkara tersebut. Untuk memperlancar proses penggeledahan, petugas juga memasang police line di pintu masuk ruangan yang digeledah.
Di dalam ruangan, penyidik memeriksa sejumlah dokumen dengan melibatkan beberapa pegawai setempat. ***
