Belum Dua Pekan Dilantik Dirut Perumda Tuah Sekata, Listrik Mati Jelang Berbuka hingga Sahur

  • Minggu, 08 Maret 2026 - 19:25 WIB

KLIKMX.COM, PANGKALANKERINCI - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan, dr Denny Gunawan belum genap dua pekan dilantik oleh Bupati Pelalawan, H Zukri MS, MM.

Tapi sayang, perusahaan plat merah milik Pemerintah Kabupaten Pelalawa yang mengelola listrik, di kota Pangkalan Kerinci, sudah menuai banyak kecaman dari masyarakat.

Honda Februari 2026

Pasalnya di bulan suci Ramadhan, tiba-tiba listrik mati, kurang lebih 13 jam, mulai dari Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB sampai Ahad (8/3/2026) subuh sekitar pukul 04.15 WIB.


Maka sudah di pastikan masyarakat yang mengunakan listrik dari Pemda Tuah Sekata akan gelap gulita rumahnya saat akan berbuka puasa hingga menjelang sahur.

"Harusnya Direktur baru akan pelayanan lebih baik, dan sudah antisipasi kalau bulan puasa tak ada mati lampu. Ini sebelum buka, sampai sholat tarawih dan sahur harus mati lampu," ungkap Irul salah satu warga Jalan Raja, Pangkalan Kerinci.

Rasa kecewa juga dilontarkan salah satu usaha tukang jahit di Jalan Pemda, yang sangat bergantung dengan listrik, dalam menjalankan usahanya. Bukan saja mereka saat buka dan sahur mengunakan penerangan lilin. Tapi pesanan baju untuk lebaran yang sedang di jahit jadi terlantar.


"Matinya lampu cukup lama, kalau ada kerusakan cari solusi cepat. Sementara listrik tempat sumbernya dari PT RAPP tetap hidup. Kenapa tidak semua mati, hanya rakyat kecil jadi korban," gerutuhnya.

Belum masyarakat lengah, kembali listrik Perumda Tuah Sekata mati, jam 10.30, membuat warga kesal. Karena tanpa ada pemberitahuan resmi. Hanya beredar di media sosial, permintaan maaf, karena ada gangguan kepada pelanggan, listrik kembali padam.

Sementara, dr Denny Gunawan yang dilantik Dirut Perumda Tuah Sekata periode 2026–2031, oleh Bupati Pelalawan, Rabu (26/2/2026), mengantikan Tengku Efrisyah Putra, SSos.

Ketika pelantikan, Bupati Zukri  berpesan, agar direktur utama yang baru dilantik dapat bekerja maksimal demi kemajuan perusahaan daerah tersebut. Ketika Perumda Tuah Sekata sebagai perusahaan plat merah mampu memberikan dampak positif dan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

"Selama ini Perumda Tuah Sekata belum memberikan kontribusi yang maksimal bagi pemerintah daerah. Untuk itu, saya minta ke depan agar bekerja lebih keras dan profesional sehingga mampu memberikan income yang besar bagi Pemkab,"tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Serta dapat bertransformasi menjadi badan usaha daerah yang lebih produktif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.

Tetapi belum genap dua pekan menjabat, ujian datang, ketika kerusakan jaringan dari PT Roau Prima Energi (RPE) perusahaan pembangkit listrik yang merupakan anak perusahan PT RAPP sebagai peyuplai aliran listrik yang dikelola Perumda Tuah Sekata mengakibatkan listrik padam.

Dirut Perumda Tuah Sekata, dr Denny Gunawan ketika dikonfirmasi via telpon selulernya membenarkan listrik padam karena ada kerusakan jaringan di dalam komplek PT RAPP, tempat keberadaan mesin PT RPE beroperasi.

"Ada kabel di bawah tanah RPE yang putus bang. Sekarang Tim saat ini masih memperbaiki kerusakan kabel tersebut," ujar Dirut Perumda Tuah Sekata.

Tapi perbaikan awalnya dijanjikan akan rampung hingga pukul 24.00 WIB. Setelah sebahagian masyarakat kota Pangkalan Kerinci harus berbuka dan sholat tarawih gelap gulita. 

Rupanya baru selesai hingga pukul 04.14 wib, setelah menjelang makan sahur selesai dan waktu serinai imsak akan berbunyi 04.55 WIB.

"Mana sempat masak untuk sahur lagi, listrik baru hidup dari sore matinya," pungkas seorang ibu rumah tangga yang mengaku kesulitan tidur bersama anaknya, setelah listrik Pemda padam tersebut. ***



Baca Juga