Lima Jam Lebih Antre di SPBU, Sopir Truk Pengangkut Pupuk Tak Kebagian Solar
- Sabtu, 02 Mei 2026 - 12:58 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, KUANSING - Seorang sopir truk pengangkut pupuk, Toto Suwanto, mengaku kecewa setelah mengantre lebih dari lima jam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Koto Gunung, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), namun tidak mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, Sabtu (2/5/2026).
Toto mengatakan, dirinya mulai mengantre sejak pukul 07.00 WIB bersama puluhan kendaraan lain. Namun hingga sekitar pukul 11.45 WIB, pengelola SPBU menyampaikan bahwa stok solar telah habis.
“Saya kecewa karena sudah lebih dari lima jam antre, tapi akhirnya diberitahu kalau solar habis. Akibatnya, saya tak kebagian solar,'' kata Toto kepada Klikmx.com, Sabtu (2/5/2026).
Ia mengungkapkan, sebelum mengantre di SPBU Koto Gunung, dirinya juga mengalami kesulitan mendapatkan solar di SPBU kawasan Jake pada malam sebelumnya.
Menurut Toto, ketersediaan solar sangat penting bagi aktivitasnya sebagai sopir truk pengangkut pupuk yang rutin melayani distribusi ke wilayah perkebunan.
“Truk yang saya bawa sering melewati area perkebunan dan di sepanjang jalan itu tidak ada tempat yang menjual solar. Jadi kami sangat bergantung pada SPBU,” ujarnya.
Toto berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengatasi kelangkaan BBM jenis solar yang terjadi di wilayah tersebut agar aktivitas distribusi barang, khususnya untuk kebutuhan perkebunan, tidak terganggu.
“Saya berharap pemerintah segera mengatasi masalah yang sedang terjadi, sehingga kebutuhan kami atas solar dapat tercukupi,” pungkas Toto.
Dari pantauan di lapangan, kondisi serupa juga terjadi di hampir di seluruh kota Pekanbaru, yang mana akibat antrean di beberapa SPBU mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. ***
