- Beranda
- Hukum & Kriminal
- 2 Koper Berisi 4 Kg Sabu Gagal Diboyong ke Lombok, 3 Penumpang Bandara SSK II Diamankan
2 Koper Berisi 4 Kg Sabu Gagal Diboyong ke Lombok, 3 Penumpang Bandara SSK II Diamankan
- Jumat, 10 April 2026 - 13:08 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sebanyak 4 kilogram (Kg) sabu berhasil digagalkan dari koper tiga orang penumpang yang hendak diboyong ke Lombok melalui Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Tiga orang pemilik koper yang diamankan masing-masing pria inisial MJ, serta RS dan WHM, pada Kamis (9/4/2026) kemarin.
“Mereka diamankan setelah petugas Lanud Roesmin Nurjadin yang tergabung dalam BKO pengamanan bandara bersama petugas Aviation Security (Avsec) melakukan pemeriksaan rutin di Hold Baggage Security Check Point (HBSCP) Terminal Keberangkatan Domestik,” kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris MMPOol MMOAS, Jumat (10/4/2026).
Abdul Haris, menjelaskan ketiga pelaku diamankan bersama barang bukti berawal dari kecurigaan petugas saat melakukan pemeriksaan rutin di Hold Baggage Security Check Point (HBSCP) di Terminal Keberangkatan Domestik terhadap koper milik calon penumpang berinisial MJ.
Hasil pemeriksaan koper milik MJ, yang akan melakukan perjalanan menuju Lombok melalui Jakarta itu ditemukan delapan paket sabu dengan berat sekitar 2 kilogram.
“Delapan paket sabu itu ditemukan disembunyikan di antara pakaian dalam koper,” terang Abdul Haris.
Tak lama setelah MJ diperiksa, petugas kembali mencurigai dua koper milik RS dan WHM karena indikasi membawa narkoba.
“Hasil pembongkaran di ruang rekonsiliasi bagasi mengungkap 10 paket sabu yang disamarkan dalam tumpukan pakaian, dengan total berat mencapai 2.038 gram,” ujar Abdul Haris.
Untuk proses pengembangan, tiga orang tersangka bersama barang bukti dibawa ke kantor Avsec untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Hasil uji paket tersebut oleh petugas Bea Cukai dipastikan seluruh paket positif mengandung methamphetamine,” kata Abdul Haris.
Selanjutnya ketiga orang diserahkan kepada petugas Ditresnarkoba Polda Riau, untuk dilakukan penyelidikan serta pengembangan jaringan peredarannya.
“Kami mengapresiasi kesigapan personel serta menegaskan komitmen penguatan pengawasan. Keberhasilan ini mencerminkan kewaspadaan dan soliditas sinergi antarinstansi. Kami akan terus memperketat pengamanan dan meningkatkan koordinasi guna menutup celah peredaran narkotika, khususnya melalui jalur udara,” tegasnya mengakhiri. ***
