Wakapolda Minta Tim Gabungan Bergerak Cepat Tangkap Seluruh Pelaku Bentrokan Maut di Rohul

  • Rabu, 11 Februari 2026 - 19:41 WIB

KLIKMX.COM, ROKAN HULU - Dikenal sebagai polisi yang memiliki rekam jejak dalam memberantas premanisme, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menginstruksikan tim gabungan untuk segera menangkap seluruh pihak yang terlibat dalam bentrokan berujung maut di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

Instruksi ini diberikan setelah lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga di antaranya, yakni SG, OH, dan AZ, telah ditahan. Sementara dua lainnya, AL dan JL, berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Honda Februari 2026

Untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh, tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rohul telah diterjunkan ke lokasi kejadian.


“Saya menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajaran untuk memburu dan menangkap semua pihak yang terlibat tanpa pengecualian,” tegas Hengki, Rabu (11/2).

Bentrokan tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, Hengki menegaskan tidak ada ruang bagi tindakan premanisme maupun aksi anarkis yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Bumi Lancang Kuning.

Selaku pimpinan wilayah, Wakapolda meminta Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra beserta seluruh jajaran penyidik untuk bertindak cepat dan profesional dalam menangani perkara tersebut.


“Saya instruksikan kepada Kapolres dan seluruh jajaran penyidik, kejar dan tangkap semua yang terlibat. Tidak ada kompromi bagi siapa pun yang melanggar hukum dan melakukan kekerasan,” tegas Brigjen Hengki.

Saat ini, sebut Wakapolda, tim gabungan juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti tambahan. Termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) guna mengidentifikasi peran masing-masing pelaku, baik sebagai aktor intelektual maupun eksekutor di lapangan.

Wakapolda berjanji pihaknya akan melakukan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tim gabungan juga melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah potensi aksi balasan,” ujarnya.

Hengki juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang beredar di media sosial. Ia meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami pastikan kasus ini ditangani secara serius dan tuntas. Masyarakat tidak perlu khawatir, keamanan akan terus kami jaga,” ujar Wakapolda Riau.(***) 



Baca Juga