Suhu Udara Capai 33 Derajat Celsius, Muncul 251 Titik Hotspot di Tujuh Daerah
- Rabu, 11 Februari 2026 - 15:06 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Yendra
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Panas terik menyengat Kota Pekanbaru dan sejumlah wilayah di Riau pada Rabu (11/2/2026) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di Provinsi Riau berada pada kisaran 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius.
Di saat bersamaan, terdeteksi sebanyak 251 titik panas (hotspot) tersebar di tujuh kabupaten/kota.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, menyampaikan bahwa berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB, total hotspot di wilayah Sumatera mencapai 336 titik.
“Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi penyumbang terbanyak dengan 251 titik,” kata Gita. Sebaran hotspot di Riau terdeteksi di Kabupaten Bengkalis sebanyak 139 titik, Kabupaten Pelalawan 84 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 18 titik, Kabupaten Siak 6 titik, Kabupaten Kepulauan Meranti 2 titik, serta masing-masing 1 titik di Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir.
Sementara itu, provinsi lain di Sumatera tercatat memiliki jumlah hotspot lebih sedikit, yakni Aceh 20 titik, Sumatera Utara 16 titik, Kepulauan Riau 14 titik, Bangka Belitung 25 titik, Sumatera Barat 5 titik, Jambi 3 titik, dan Sumatera Selatan 2 titik.
“Dengan meningkatnya jumlah hotspot di awal periode kemarau ini, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran terbuka,” pesan Gita.
Untuk prakiraan cuaca di Riau pada Rabu (11/2) ini, BMKG memprediksi pagi hari cuaca dalam kondisi cerah berawan. Memasuki siang hingga sore, cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan pada sore hingga malam hari.
Berlanjut pada dini hari diperkirakan udara kabur hingga berawan. BMKG menyatakan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem pada hari tersebut.
Sementara itu, untuk kelembaban udara berada pada kisaran 55 hingga 98 persen, dengan arah angin bertiup dari utara hingga tenggara berkecepatan 10–30 kilometer per jam. Untuk tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
“Hari ini suhu udara di Provinsi Riau berada pada kisaran 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius,” kata Gita.
Gita menjelaskan, secara klimatologis wilayah Riau memiliki tipe hujan ekuatorial yang ditandai dengan dua kali musim kemarau dan dua kali musim hujan dalam setahun. Normalnya, musim kemarau pertama terjadi pada Februari hingga pertengahan Maret, kemudian disusul musim hujan pada pertengahan Maret hingga Mei.
Sementara itu, untuk musim kemarau kedua di Riau umumnya terjadi pada Juni hingga September, sementara musim hujan kedua berlangsung pada Oktober hingga Januari.
“Awal tahun ini diperkirakan memasuki musim kemarau, kemudian hujan kembali hingga pertengahan tahun. Setelah itu, akan masuk musim kemarau kedua yang diprediksi berlangsung cukup lama,” ujarnya.(***)
