Lima Oknum Polres Meranti Dinonjobkan dan Dipatsus Usai Jalani Tes Urine
- Rabu, 11 Februari 2026 - 21:16 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, MERANTI - Atas perintah Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH, digelar tes urine mendadak di halaman Mapolres. Hasilnya, sebanyak lima oknum anggota dinyatakan positif mengandung methamphetamine dan amphetamine.
Hasil tersebut diperoleh dari kegiatan tes urine yang dilaksanakan pada Senin (9/2/2026).
Mereka yang terbukti positif mengandung zat terlarang tersebut yakni Aipda HK, Bripka MJ, Brigadir AC, Aiptu DC, dan Bripka MS.
Usai tes, kelima oknum tersebut menjalani pemeriksaan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) setelah hasil tes urin menunjukkan positif narkotika.
“Kapolres menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pengawasan internal dan penegakan disiplin di lingkungan Polres Kepulauan Meranti,” kata Kabid Humas Polda Riau melalui Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Riau AKBP Rudi A. Samosir, Rabu (11/2/2026).
AKBP Rudi, yang pernah menjabat sebagai Wakapolres Kepulauan Meranti, kembali menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal dan penegakan disiplin di lingkungan Polres Kepulauan Meranti.
“Pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan profesional sebagai bentuk komitmen menjaga marwah institusi,” ujar AKBP Rudi.
Menurut informasi dari Kapolres Kepulauan Meranti, seluruh oknum yang terbukti positif menggunakan narkoba telah diambil tindakan tegas berupa pencopotan dari jabatan (nonjob) dan penempatan di tempat khusus (patsus).
Saat ini, mereka menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sambil menunggu tahapan persidangan kode etik maupun proses hukum yang berlaku.
“Yang bersangkutan dinonjobkan dari jabatan semula dan ditempatkan di tempat khusus sambil menunggu hasil pemeriksaan dan proses persidangan,” tegasnya.
Kapolres dalam keterangannya juga menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolerir anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Penindakan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh personel agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan ke depan, Polres Kepulauan Meranti akan memperkuat pengawasan internal melalui kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (gaktiblin) secara berkala. Selain itu, sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta pemahaman terhadap sanksi bagi pelanggar akan terus digencarkan kepada seluruh personel.
Ia berharap langkah tegas ini menjadi momentum pembenahan internal sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Polres Kepulauan Meranti akan terus meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap anggota untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba,” pungkas AKBP Aldi Alfa Faroqi.(***)
