Wakapolda Riau Diapresiasi Saat Tinjau Proses Pembangunan Jembatan 83 Meter

  • Rabu, 11 Februari 2026 - 21:11 WIB

KLIKMX.COM, KUANSING  - Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengky Haryadi meninjau langsung proses pembangunan jembatan sepanjang 83 meter yang menghubungkan Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), dengan wilayah perbatasan Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (11/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda didampingi Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, SIK, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dirintelkam Polda Riau Kombes Pol Wimboko, serta sejumlah pejabat utama Polda Riau.

Honda Februari 2026

Rombongan tiba menggunakan helikopter AW169 dan mendarat di Helipad Lapangan Bola Desa Muara Tiu Makmur. Kedatangan mereka disambut Forkopimda Kuansing dan tokoh masyarakat setempat.


Sebelum bertolak ke lokasi pembangunan, rombongan mengikuti rangkaian kegiatan di Masjid Al Mujahadah, Desa Muara Petai, termasuk silaturahmi bersama Forkopimda Kuansing, para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama se-Kecamatan Pucuk Rantau.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby, MM, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Riau dalam pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa secara geografis Kecamatan Pucuk Rantau berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Kabupaten Indragiri Hulu.


“Kehadiran jembatan ini sangat vital bagi masyarakat kami, Bapak Wakapolda. Kami siap mendukung penuh program pembangunan dan bersinergi dengan TNI-Polri,” ujar Suhardiman.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ahmad Shaleh selaku tokoh masyarakat Pucuk Rantau. Ia menilai pembangunan jembatan tersebut sangat membantu mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah.

“Kami berharap aparat semakin gencar memberantas peredaran narkoba di wilayah ini,” harap Ahmad.

Senada dengan bupati dan tokoh masyarakat, wakapolda menegaskan bahwa jembatan tersebut bukan sekadar penghubung fisik, melainkan akses penting bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan akan membuka jalur ekonomi, mempermudah anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat pelayanan sosial.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional yang menjadi perintah langsung Presiden Republik Indonesia kepada TNI dan Polri untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, mengingat fungsi jembatan yang sangat vital, pembangunannya harus dilakukan secara kolaboratif.

“Pembangunan jembatan ini harus dilaksanakan melalui kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah,” tegas Brigjen Hengky.

Pada kesempatan yang sama, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, SIK, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi percepatan pembangunan, khususnya di daerah dengan akses terbatas.

“Brimob Polda Riau siap mendukung penuh program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi.

“Dengan terbangunnya jembatan ini, diharapkan konektivitas antar desa semakin lancar, roda perekonomian masyarakat meningkat, serta akses pendidikan dan layanan dasar lebih mudah dijangkau warga Pucuk Rantau,” pungkasnya.

Setelah kegiatan silaturahmi, rombongan Wakapolda bergerak menuju lokasi pembangunan jembatan gantung sepanjang 83 meter yang menghubungkan Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur.(***) 



Baca Juga