Harapan Baru Bagi Ribuan Nelayan

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pambang Pesisir Capai 80 Persen

  • Rabu, 01 Juli 2026 - 11:46 WIB

KLIKMX.COM, BENGKALIS - Harapan baru bagi ribuan nelayan di Kabupaten Bengkalis mulai terlihat nyata. Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pertama di Provinsi Riau yang dibangun di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, kini telah mencapai progres sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, personel Polda Riau yang bertugas sebagai Polisi Penggerak, Ipda Iswadi Putra SH bersama anggota melakukan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan, Rabu (24/6/2026). 

Honda Juni 4

Dalam kegiatan peninjauan tersebut rombongan turut didampingi Sekretaris Desa Pambang Pesisir, Desi Rizal, serta masyarakat setempat. Ipda Iswadi Putra mengatakan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang dilaksanakan melalui sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemerintah daerah, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


Pengelolaan kawasan dipercayakan kepada Marhalis yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bengkalis.
Sebagai informasi, kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas sekitar 4.420 nelayan sekaligus menjadi Kampung Nelayan Merah Putih pertama di Provinsi Riau.

"Program ini diharapkan menjadi percontohan bagi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di daerah lain di Provinsi Riau. Pengelola juga dibekali pelatihan teknis agar mampu mengelola seluruh fasilitas secara profesional dan berkelanjutan," ujar Iswadi.

Berbagai fasilitas modern disiapkan untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor perikanan. Di antaranya pembangunan dermaga, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern, gudang beku (cold storage), pabrik es, bantuan alat tangkap dan jaring, fasilitas sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pusat kuliner bahari, hingga sarana pemasaran hasil perikanan.


Seluruh operasional kawasan nantinya akan dikelola secara profesional oleh manajer yang telah mendapatkan pelatihan khusus dengan melibatkan pemerintah daerah dan Koperasi Desa Merah Putih.

Program prioritas nasional tersebut tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengurangi kemiskinan serta mendorong pemerataan ekonomi di kawasan pesisir.

Masyarakat Desa Pambang Pesisir menyambut positif kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih. Khususnya para nelayan yang menilai sistem pengelolaan berbasis koperasi akan mempermudah akses terhadap permodalan, layanan perawatan kapal (docking), hingga pemasaran hasil tangkapan.

Setelah beroperasi, kawasan tersebut juga diproyeksikan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan demikian, penataan kawasan pesisir yang lebih modern diharapkan berkembang menjadi sentra kuliner bahari sekaligus destinasi wisata yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

Melalui program tersebut, para nelayan juga diharapkan lebih tertib dalam mengurus perizinan usaha perikanan maupun kelengkapan dokumen kapal.
Selain itu, keterlibatan generasi muda diharapkan dapat mempercepat transformasi digital melalui pemasaran hasil tangkapan dan produk olahan ikan secara daring.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 80 persen, Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pambang Pesisir diharapkan segera beroperasi dan menjadi model pengembangan kawasan pesisir modern di Provinsi Riau, sekaligus membawa harapan baru bagi ribuan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka. ***



Baca Juga

--ads--