Hujan Guyur Pekanbaru, Tengku Azwendi Berharap Kabut Asap Tak Kembali
- Kamis, 24 September 2026 - 12:52 WIB
- Reporter : Nopiyanti
- Redaktur : Armazi Yendra
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE MM.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Langit Kota Pekanbaru kembali biru setelah hujan mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini menjadi angin segar bagi masyarakat sekaligus mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE MM, yang berharap kualitas udara tetap terjaga dan kabut asap tidak kembali menyelimuti kota.
“Dalam beberapa hari Pekanbaru sudah mengalami curah hujan yang cukup. Tentunya kita bersyukur kembali udara kita segar dan langit sudah kembali biru,” kata Azwendi kepada Klikmx.com, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, kondisi udara tersebut menjadi kabar baik setelah masyarakat Pekanbaru sempat menghadapi kabut asap selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan. “Kemarin selama beberapa minggu dan beberapa bulan kita menghadapi langit yang selalu gelap. Tapi sekarang alhamdulillah sudah kembali biru,” ujarnya.
Meski kondisi udara mulai membaik, Azwendi meminta masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Ia juga mendorong pemerintah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, baik di lahan, kebun maupun halaman rumah.
'"Paling tidak kita tidak ikut menyumbangkan polusi udara dan asap dalam bencana yang kita hadapi kemarin,” tegasnya.
Politisi Demokrat ini juga meminta Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Diskes) tetap memantau kondisi kualitas udara. Sebab, meskipun Pekanbaru tidak memiliki titik panas, asap dari daerah sekitar masih berpotensi terbawa angin ke wilayah kota.
“Dinas Pendidikan harus tetap memantau dan memastikan situasi kondisi udara. Kalau kondisi Pekanbaru tidak ada hotspot atau titik api, tetapi dari daerah tetangga mungkin angin membawa asap ke sini, kita tetap harus siaga dan waspada,” jelasnya.
Jika kualitas udara kembali memburuk, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan harus segera mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan, terutama untuk melindungi kesehatan anak-anak sekolah dan masyarakat.
“Kalau kembali menimbulkan asap ataupun polusi, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan harus menindaklanjuti dengan tepat,” pungkas Azwendi. ***
