Minta Persyaratan Berulang Ulang
Istri Debitur BTN Pekanbaru Kesal, 4 Tahun Klaim Asuransi Tak Ada Kejelasan
- Jumat, 24 Juli 2026 - 15:09 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Raja Mirza
Kantor BTN Cabang Pekanbaru di Jalan Sudirman (foto/net)
KLIKMX.COM, PEKANBARU -- Mira Sasna tak kuasa menahan rasa kecewa. Mengapa tidak, klaim asuransi jiwa kredit yang diajukan dirinya ke kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Pekanbaru sejak 4 tahun silam tak kunjung ada kejelasan.
Kekecewaan atas buruknya pelayanan bank pelat merah ini bermula saat dirinya mengajukan klaim asuransi jiwa kredit almarhum suaminya atas nama Herrie Siswanto, ke kantor Bank BTN Cabang Pekanbaru.
"Saya ajukan klaim dengan polis:039.2008.03460 sejak empat tahun silam, tepatnya Senin, 29 Agustus 2022" kata Mira Sasna, saat ditemui media klikmx.com, Kamis (23/7/2026).
Tak sampai di situ, pelayanan yang terkesan berbelit ini juga menambah kekecewaan mendalam bagi Mira Sasna. Bahkan, istri Debitur ini mengaku selama proses berlangsung pihak BTN meminta persyaratan dan bukti sampai berkali kali.
"Semua persyaratan dan bukti sudah saya siapkan, dan itu (persyaratan,red) diminta berkali-kali," ungkap wanita berusia 46 tahun ini dengan nada kesal.
Lama ditunggu, kabar dari klaim yang ia ajukan tak kunjung datang. Bahkan, untuk menanyakan kabar dari pihak bank, janda 4 anak ini harus merasakan lelahnya perjalanan, lantaran jauhnya jarak dari tempat tinggalnya di Desa Bencah Pudu Permai, Siak Hulu, Kabupaten Kampar dengan Kantor BTN Cabang Pekanbaru di Jalan Sudirman Pekanbaru.
"Ga ada kabarnya, terakhir saya datang lagi ke kantor BTN Pekanbaru pada tanggal 14 Juli 2026, untuk menanyakan perkembangan, saat itu petugas hanya meminta saya menulis ulang laporan lagi tanpa memberikan batas waktu yang jelas" ungkap Mira.
Kini, harapan untuk mendapatkan haknya sebagai istri debitur kini tinggal harapan, bahkan, dirinya mengaku penundaan yang berkepanjangan oleh pihak BTN Cabang Pekanbaru sangat merugikan dan membebani dirinya.
"Ini sangat merugikan dan membebani saya secara lahir dan batin, klaim asuransi yang sudah 4 tahun saya urus tak ada kepastian," ujarnya.
Dirinya berharap, pihak BTN yang juga bank milik pemerintah punya itikad baik untuk menyelesaikan pengurusan klaim yang ia ajukan dan memberikan hak kepada dirinya.
"Jujur saya sudah lelah, saya harap pihak BTN tidak menzalimi debitur, sudah empat tahun tak ada kepastian. Saya harap jangan ada lagi debitur debitur lain yang mengalami nasib seperti saya," pinta Mira Sasna dengan wajah yang tampak lelah.
Sementara pihak BTN Pekanbaru saat dikonfirmasi klikmx.com Jumat (24/7/2026), terkesan mempersulit upaya konfirmasi.
Bahkan, salah seorang petugas yang ditemui awak media di lantai tiga Kantor BTN Pekanbaru di Jalan Sudirman tidak mengarahkan langsung ke pihak yang bisa memberi keterangan dan menyuruh wartawan untuk membuat surat ke sekretaris BTN.
"Kalau mau konfirmasi silakan bersurat ke Sekretaris BTN," ujar teller yang enggan disebutkan namanya.***
