Keluarga Korban Pilih Damai dengan Pelaku Pencabulan di Ponpes, Polisi: Kita Tunggu Laporan Korban

  • Rabu, 08 Juli 2026 - 16:05 WIB

KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Pihak Polres Kuansing melalui Polsek Singingi Hilir, menyebut tetap akan melakukan proses hukum, jika ada laporan dari pihak korban terkait dugaan kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh pimpinan disalah satu pondok pesantren, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kapolsek Singingi Hilir, Iptu Alfredo kepada Pekanbaru MX, Rabu (8/7/2026) siang menyebut, dengan tidak adanya laporan polisi dari korban, aparat kepolisian menyatakan tidak dapat memproses perkara tersebut lebih lanjut karena sifatnya merupakan delik aduan.

Honda Juni 4

Meski demikian, Polsek Singingi Hilir telah berkoordinasi dengan Polres Kuansing serta instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan kasus tersebut. Terkait kabar adanya empat santriwati lain yang menjadi korban terduga pelaku, Iptu Alferdo mengaku akan menyelidikinya.


Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa pernah menjadi korban dengan dugaan peristiwa serupa yang berkaitan dengan terduga pelaku agar tidak ragu melapor ke pihak kepolisian.

"Kami membuka ruang bagi siapa pun yang merasa menjadi korban untuk datang membuat laporan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Menurut Kapolsek, pihak kepolisian juga telah menggelar pertemuan dengan pemerintah desa. Dalam pertemuan itu, pemerintah desa menyerahkan penanganan persoalan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.


Masih menurut Iptu Alfredo, pihak santri yang diduga menjadi korban pelaku hingga melahirkan tersebut, ternyata memilih berdamai dengan pelaku. Dan sudah ada surat perjanjian yang  ditandatangani oleh terduga pelaku, korban dan keluarga yang bersangkutan.

Salah satu isi perjanjian berbunyi, Penyampaian tuntutan setelah dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan. Pertanggungjawaban dari pada anak biologis tidak mematok bulanan dan hanya meminta ditanggungjawabi.

Diketahui sebelumnya, diduga ada seorang oknum pimpinan Pondok Pesantren di daerah Desa Sumber Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, telah melakukan pencabulan terhadap beberapa santri wanitanya. Parahnya diduga sampai ada yang melahirkan.

Informasi yang diperoleh Pekanbaru MX, Selasa (7/7/2026) malam, sekelompok pemuda mendatangi sebuah rumah warga yang diduga sebagai korban pelecehan seksual seorang oknum kyai pengasuh pondok pesantren berinisial I yang mengelola salah satu Ponpes di salah satu desa di Kecamatan Singingi Hilir.

Kedatangan para pemuda dipicu kabar yang menyebut sedikitnya lima santriwati diduga menjadi korban pencabulan.

Satu korban bahkan disebut telah melahirkan beberapa hari lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kemarahan para pemuda muncul karena dugaan pelecehan seksual tersebut selama ini dinilai hanya menjadi pembicaraan tertutup di tengah masyarakat.

Warga maupun keluarga korban disebut memilih diam karena merasa takut dan segan terhadap I yang dikenal sebagai seorang kyai sekaligus tokoh agama.(***) 



Baca Juga

--ads--