Warga Binaan Lapas Pekanbaru Jalani Skrining Penyakit Kronis

  • Selasa, 07 Juli 2026 - 22:32 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan yang memiliki riwayat maupun berisiko menderita penyakit kronis melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo, Selasa (7/7/2026), ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Honda Juni 4

Pelaksanaan Prolanis bekerja sama dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru. Program tersebut menyasar warga binaan yang berisiko mengalami penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus dan hipertensi, sehingga kondisi kesehatannya dapat dipantau secara berkala.


Dalam kegiatan tersebut, peserta menjalani sejumlah pemeriksaan, mulai dari tes darah lengkap dengan metode puasa, pemeriksaan kadar gula darah, hingga pemeriksaan penunjang lainnya. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi dasar bagi petugas medis dalam menentukan langkah penanganan maupun pengobatan yang diperlukan.

Tak hanya pemeriksaan kesehatan, warga binaan juga diberikan penyuluhan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, menjaga pola makan, serta mengendalikan penyakit kronis agar tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius.

Dokter senior Lapas Kelas IIA Pekanbaru, dr. Yani, mengatakan Program Prolanis menjadi salah satu langkah strategis dalam mendeteksi penyakit kronis sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.


"Melalui pemeriksaan rutin ini, kondisi kesehatan warga binaan terus dipantau. Dengan begitu, penyakit seperti diabetes dan hipertensi dapat dikendalikan lebih optimal," ujarnya.

Firdaus, salah seorang warga binaan peserta Prolanis, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. 

“Pemeriksaan rutin ini membuat saya mengetahui perkembangan kondisi kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pola hidup yang lebih sehat,” kata Firdaus.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi. 

"Kami terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas melalui berbagai program preventif dan promotif,” katanya. 

Menurutnya, sinergi dengan Laboratorium Thamrin Pekanbaru menjadi bagian dari komitmen Lapas Pekanbaru dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. 

"Program Prolanis ini akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah deteksi dini, pengendalian penyakit kronis, sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan agar tetap dalam kondisi sehat selama menjalani masa pidana,” tutupnya.(***) 



Baca Juga

--ads--