Respons Keluhan Keluarga Pasien Jantung Bocor, Direktur RSUD PH Minta Perawat Layani dengan Baik

  • Selasa, 16 Desember 2025 - 14:21 WIB

KLIKMX.COM, TEMBILAHAN - Keluarga Siti Aisah (71), pasien lanjut usia yang menderita jantung bocor, gangguan paru-paru, dan lambung, mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). 

Keluarga menilai pasien tidak mendapatkan pelayanan yang optimal selama menjalani perawatan.

HONDA Januari 2026

Siti Aisah merupakan warga Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Inhil. Ia dirujuk dan menjalani perawatan setelah kondisinya menurun, dengan tekanan darah yang dinilai memprihatinkan.


Menurut keluarga, sejak enam hari dirawat di RSUD Puri Husada, kondisi pasien belum menunjukkan perubahan signifikan. “Kami sudah melapor ke petugas jaga sejak malam, tapi responsnya lambat. Setelah tiga kali meminta bantuan, baru direspons,” ujar salah seorang anggota keluarga kepada Pekanbaru MX (Grup Klikmx.com), Selasa (16/12/2025).

Keluarga menduga lambannya pelayanan berkaitan dengan status pasien sebagai peserta BPJS Kesehatan. Disebutkan, Siti Aisah telah dua kali menjalani pengobatan menggunakan BPJS.

“Kami merasa kurang dilayani karena menggunakan BPJS. Harapan kami, jangan ada perbedaan pelayanan antara pasien BPJS dan pasien umum,” kata Jumri.


Selain persoalan pelayanan, keluarga juga mengeluhkan beban biaya yang harus ditanggung untuk mengakses layanan kesehatan. Jarak tempat tinggal yang jauh dari rumah sakit membuat keluarga harus menyewa ambulans dengan biaya Rp750 ribu, termasuk penggunaan oksigen.

“Kami ini petani. Kalau terlalu lama di rumah sakit, tentu cukup berat bagi kami,” ungkapnya.

Pihak keluarga berharap RSUD Puri Husada dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan perhatian khusus, mengingat kondisi pasien yang sudah lanjut usia serta menderita sejumlah penyakit serius.

Merespons keluhan tersebut, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr H Udin Syafriudin MKes, yang sedang mengikuti kegiatan bersama Biro Hukum Pemerintah Provinsi Riau, mengatakan akan mengingatkan petugas agar memberikan perawatan sebagaimana mestinya.

“Terima kasih atas informasinya. Saya akan meminta perawat agar dapat melayani pasien dengan baik,” kata dr Udin.

Mendengar kondisi sakit yang diderita Siti Aisah cukup memprihatinkan, ia turut mendoakan agar pasien segera diberikan kesembuhan. “Semoga Ibu Siti cepat sembuh,” pungkasnya dengan penuh harapan. ***

 



Baca Juga