DPRD Siap Anggarkan Pos Ronda, Honor Penjaga Ronda dan CCTV
Zulkardi Targetkan Pekanbaru Lebih Aman
- Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:13 WIB
- Reporter : Noviyanti
- Redaktur : Nofri Yandi
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi SH, dari Fraksi PDI Perjuangan.
KLIKMX.COM, PEKANBARU — Maraknya tindak kriminal seperti jambret, begal, dan pencurian di Kota Pekanbaru mendapat sorotan serius dari Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi SH, dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia menilai, sebagian besar aksi kejahatan tersebut kerap bermula dari penyalahgunaan narkoba.
Zulkardi menegaskan bahwa peredaran narkoba menjadi akar persoalan meningkatnya angka kriminalitas di Pekanbaru.
Menurutnya, banyak pelaku kejahatan merupakan pecandu narkoba yang nekat melakukan tindak pidana demi memenuhi kebutuhan konsumsi barang haram tersebut.
“Pada prinsipnya, kenapa marak terjadi pencurian dan kejahatan lainnya, karena banyak pelakunya adalah orang-orang pecandu narkoba. Oleh karena itu, yang harus ditertibkan dan dibersihkan adalah tempat-tempat peredaran narkoba di Pekanbaru,” tegas Zulkardi.
Ia pun mendesak aparat penegak hukum untuk lebih serius dan konsisten dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Selain itu, Zulkardi menilai perlu adanya peningkatan patroli kepolisian, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan tindak kriminal.
“Pihak kepolisian harus meningkatkan patroli di lokasi rawan kejahatan agar dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zulkardi menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menekan angka kriminalitas. Menurutnya, keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian semata, melainkan memerlukan peran aktif seluruh elemen.
Sebagai bentuk komitmen, DPRD Kota Pekanbaru, kata Zulkardi, siap menganggarkan pembangunan pos ronda di seluruh wilayah Kota Pekanbaru. DPRD juga siap mengalokasikan anggaran untuk honor petugas ronda agar penjagaan di tingkat RT dan RW berjalan lebih optimal.
“Jika ada penjagaan ronda yang aktif dan bertanggung jawab karena diberikan honorarium, tentu ini akan sangat meminimalisir kejahatan. Apalagi jika disinergikan dengan pihak kepolisian,” katanya.
Zulkardi menambahkan, dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pembangunan pos ronda di setiap RW dinilai cukup memungkinkan. Bahkan, ia mendorong pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap kampung yang terintegrasi dan dimonitor langsung dari pos ronda.
“Dengan adanya pos ronda, penjaga yang bertanggung jawab, serta CCTV di setiap kampung, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit. Ini menjadi langkah konkret untuk memperkecil tindak kriminal di Kota Pekanbaru,” pungkasnya. ***
