11 Janji Belasan Pejabat Pemprov Riau yang Baru Dilantik Pj Gubri

  • Senin, 26 Januari 2026 - 19:00 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sebanyak 14 pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi dilantik di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (26/1/2026), dan menyatakan komitmen melalui 11 janji integritas untuk menjalankan pemerintahan yang bersih, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Pelantikan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri, SF Hariyanto. 

HONDA Januari 2026

Para pejabat yang dilantik tampak mengenakan setelan jas hitam dipadu dengan kemeja putih. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Riau.


Dalam sambutannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilalui sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Ia menyampaikan kepercayaan penuh kepada para pejabat untuk menjalankan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya.

“Saya selaku Plt Gubernur Riau melantik pejabat eselon II. Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diemban,” ujar SF Hariyanto saat prosesi pelantikan.

Pengucapan sumpah jabatan dipandu oleh Supriadi dan diikuti seluruh pejabat yang dilantik. Dalam sumpah tersebut, para pejabat berjanji setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan lurus dan penuh tanggung jawab demi pengabdian kepada negara. 


“Saya berkomitmen menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta menghindari penyalahgunaan wewenang dan perbuatan tercela,” ucap Supriadi, yang diikuti rekan-rekan pejabat lainnya.

Sementara itu, pembacaan fakta integritas diwakili oleh Ninno Wastikasari yang dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. 

Dalam fakta integritas tersebut, para pejabat menyampaikan 11 janji utama, antara lain memberikan pelayanan prima dan menghindari pungutan di luar ketentuan yang mengarah pada praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mendukung penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau Tahun 2025–2029.

Selain itu, para pejabat juga berjanji tidak meminta atau menerima suap, hadiah, maupun gratifikasi dalam bentuk apa pun; menjunjung nilai moralitas, transparansi, kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas; menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan Melayu; serta menghindari benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Komitmen lainnya mencakup kewajiban melaporkan setiap upaya pelanggaran fakta integritas kepada pejabat berwenang, tidak terlibat penyalahgunaan narkoba maupun judi online, mengelola dan memanfaatkan aset daerah sesuai peraturan perundang-undangan, melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara secara jujur dan tepat waktu, serta melaksanakan seluruh tugas dan fungsi jabatan yang diberikan pimpinan. 

Para pejabat juga menyatakan siap menerima sanksi moral, administrasi, hingga pidana apabila melanggar komitmen tersebut.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor: Kpts.60/I/2026 tentang Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. 

Dari 15 jabatan yang dinyatakan lolos seleksi, hanya 14 pejabat yang dilantik karena izin untuk jabatan Sekretaris DPRD Riau belum diterbitkan.

Dalam arahannya, SF Hariyanto juga menyoroti tantangan berat yang akan dihadapi para pejabat, terutama terkait kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. 

Ia menekankan bahwa rendahnya pendapatan daerah serta kecilnya transfer dari pemerintah pusat menuntut kerja keras dan soliditas birokrasi.

“Fiskal kita rendah, dari pusat juga kecil. Tugas kita berat,” tegas SF Hariyanto. 

Ia mengingatkan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, masyarakat tetap menaruh harapan besar terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam pelayanan publik, investasi, pertambangan, dan peningkatan pendapatan daerah.

SF Hariyanto juga meminta seluruh pejabat untuk menjaga kekompakan, bekerja keras, dan menghindari konflik internal yang dapat menghambat kinerja pemerintahan. Menurutnya, jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini titipan. Jaga amanah, bangun kerja sama, dan berikan contoh yang baik bagi jajaran di bawahnya,” ujarnya.

Adapun 14 pejabat eselon II yang dilantik, yakni Kepala BKD Riau Budi Fakhri, Kepala Bapenda Riau Ninno Wastikasari, Kepala Bappeda Riau Purnama Irwansyah, Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau Mardoni Akrom.

Selanjutnya, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau Zulfahmi, Kepala Dinas Pariwisata Riau Tekad Perbatas Setia Dewa, Kepala DPM-PTSP Riau Vera Angelika OK.

Kemudian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau Indra Putra, Direktur RSUD Arifin Achmad Riau Yusi Prastiningsih, Kepala Dinas ESDM Riau Ismon Diando Simatupang, Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setdaprov Riau Sri Irianto, Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Riau Supriyadi. ***

 

 

 



Baca Juga