Akui Belum Miliki IPAL
Warga Keluhkan Bau Busuk, Diduga Bersumber dari SPPG Al Fazza 03
- Senin, 27 April 2026 - 13:29 WIB
- Reporter : Irvan Z
- Redaktur : Redaksi
KLIKMX.COM, TUALANG - Warga KM 9 Perawang Barat mengeluhkan bau busuk dari drainase yang berada di jalan utama KM 9, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Usut punya usut ternyata bau busuk itu, diduga bersumber dari Dapur Al Fazza 03. Terlihat saluran pipa limbah cair dari sisa makanan yang tidak kelola dengan baik dan dibuang ke drainase milik masyarakat di KM 9, Perawang Barat, Kecamatan Tualang.
Hal itu terungkap saat awak media berada di depan dapur Al Fazza 03. Media ini, sudah mencium aroma tidak sedap, setelah ditelusuri tepatnya didrainase milik Pemerintah Kabupaten Siak terdapat limbah cair, seperti sisa makanan dan terdapat minyak minyak sisa makanan.
Setelah itu, media ini mencoba kembali mentulusuri terkait Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) nya, namun tidak ditemukan. Cuma awak media menemukan pipa yang mengeluarkan air menuju ke drainase milik Pemerintah Kabupaten Siak itu.
"Iya bang bau busuk ini bersumber dari limbah dapur Al Fazza 03 itu bang, kami sudah komplain, kalau apa beritakan aja bang," ujar warga KM 09 Perawang Barat Kecamatan Tualang, yang tidak ingin disebutkan namanya ltu.
Terkait komplain kepada SPPG Al Fazza 03 dengan Yayasan Pendidikan Al Ikhlas Siak itu, dirinya pernah menyampaikan tapi tidak juga ditanggapi. "Udah muak dah bang, tapi bagaimana lagi. Setahu kami itu sudah mencemari lingkungan," ujarnya
Menanggapi persoalan tersebut, KA SPPG Al Fazza 03 Nanang saat dihubungi tidak memberikan respons. Di WhatSapp pun tidak dibalas.
Sedangkan Mitra dari Dapur SPPG Al Fazza 03 Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Aris menantang pihak media dengan bau yang dikomplain warga bersumber dari drainase tersebut. "Bau seperti apa bang, di situ bukan hanya dapur kami aja, ada dapur lain juga dan juga ada limbah masyarakat," ujar Aris kepada Klikmx.com melalui seluler, Senin (27/4/2026).
Terkait IPAL, ia mengakui memang belum. ''Emang belum, tapi sudah order, tunggu anak libur sekolah baru dipasang. Butuh waktu sampai seminggu atau 10 hari lah bang, untuk memasang itu, makanya tunggu libur anak sekolah dulu, baru kita kerjakan," ujarnya
Terkait air limbah buang ke drainase depan dapurnya itu, Aris mengakui itu sifatnya sementara. "Iya bang, kami emang buang air sisa cuci makanan ke drainase. Namun, kami ada bak kontrol, sisa-sisa makanan berupa nasi itu sudah disaring, paling yang masuk ke drainase itu, minyak-minyak sisa makanan," jelas Aris yang mengaku dapurnya sudah beroperasi selama enam bulan. ***
