Hidupkan Asa, Polri-Masyarakat Kompak Goro Bangun Jembatan Merah Putih di Sungai Mandau

  • Kamis, 09 April 2026 - 09:15 WIB

KLIKMX.COM, SUNGAIMANDAU - Sebagai upaya menghidupkan asa, Polri dan masyarakat terlihat kompak melaksanakan Gotong Royong (Goro) bangun ''Jembatan Merah Putih Presisi'', di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak.

Wujud sinergitas antara polisi dengan masyarakat pun tampak jelas, demi untuk kepentingan warga banyak tersebut. Bukan sekadar pembangunan fisik, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II itu juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat adalah kunci dalam membangun daerah, terutama di tengah kondisi infrastruktur yang sebelumnya sangat memprihatinkan.

Honda Februari 2026

?Sebelum renovasi ini menyentuh tanah Muara Kelantan, kondisi jembatan di wilayah tersebut berada dalam status sangat membahayakan. Kayu-kayu penyangga yang lapuk dan struktur yang sudah tidak stabil membuat setiap langkah warga di atasnya menjadi taruhan nyawa.


Setiap harinya, masyarakat—mulai dari petani hingga anak-anak sekolah—terpaksa melintasi akses yang rusak tersebut dengan rasa cemas, mempertaruhkan keselamatan mereka demi menyambung hidup dan pendidikan.

?Di bawah arahan Kapolda Riau dan Kapolres Siak, Kapolsek Sungai Mandau bersama personel Satgas Jembatan Merah Putih Presisi turun langsung ke lapangan. Tidak sendirian, mereka membaur bersama personel BKO Brimob, Tim 1011, dan yang paling utama: masyarakat setempat yang mendambakan rasa aman saat melintas.

?Renovasi tahap II ini difokuskan pada dua titik vital yang sebelumnya menjadi sumber kekhawatiran warga. Jembatan menuju Kilang Padi, akses utama penopang ekonomi dan ketahanan pangan warga yang sebelumnya nyaris terputus.


Jembatan menuju SDN 009 Muara Kelantan, akses utama bagi para penerus bangsa. Sebelumnya, para murid harus berjuang melewati jembatan rusak yang mengancam keselamatan mereka hanya untuk menuntut ilmu.

?"Ini bukan hanya tentang semen dan besi, tapi tentang bagaimana kita membangun harapan. Kami melihat sendiri bagaimana sebelumnya warga dan anak-anak sekolah harus bertaruh nyawa di jembatan yang rusak. Melalui renovasi ini, kami ingin memastikan mereka bisa melintas dengan rasa aman tanpa rasa takut jatuh atau terperosok lagi," ujar Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH, Kamis (9/4/2026).

Pemandangan di lokasi menunjukkan keakraban yang kental. Petugas kepolisian yang biasanya berseragam lengkap, kini tampak mahir memegang mesin las, menggerinda besi UNP, hingga mengayunkan kuas cat bersama warga.

Transformasi jembatan dari kayu lapuk yang berbahaya menjadi struktur kokoh berbahan besi UNP 80 dan besi beton berkualitas menjadi jawaban atas keresahan warga selama ini.

?Dukungan alat yang lengkap, mulai dari mesin las hingga pengecatan ulang dengan warna khas "Merah Putih", diharapkan membuat jembatan ini tidak hanya kokoh, tetapi juga memiliki daya tahan lama.

?Melalui kegiatan ini, diharapkan aksesibilitas meningkat, perjalanan menuju sekolah dan pusat kegiatan ekonomi menjadi lebih lancar dan cepat. Lalu, keamanan terjamin, menghilangkan trauma warga terhadap kondisi jembatan lama yang rapuh dengan struktur baru yang jauh lebih kuat.

?Sinergitas Polri-Masyarakat memperkuat hubungan emosional antara Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan warga binaannya.

?Dengan rampungnya tahap II ini, Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol kemanunggalan Polri dengan rakyat di Kabupaten Siak dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. ***



Baca Juga

--ads--