- Beranda
- RIAUSTORIA
- LAMR Meranti Siapkan Empat Kegiatan Adat dan Budaya pada 19-20 September
LAMR Meranti Siapkan Empat Kegiatan Adat dan Budaya pada 19-20 September
- Kamis, 03 September 2026 - 16:30 WIB
LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti terus mematangkan persiapan sejumlah agenda adat dan budaya yang akan dilaksanakan pada 19-20 September 2026 mendatang.
KLIKMX.COM, MERANTI - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti terus mematangkan persiapan sejumlah agenda adat dan budaya yang akan dilaksanakan pada 19-20 September 2026 mendatang.
Persiapan tersebut kembali dibahas dalam rapat panitia di Balai Adat LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (2/9/2026) malam. Rapat dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Datuk Susanto Sudarmo SE, dan dihadiri Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik SSos MSi, bersama para Datuk dan Puan yang tergabung dalam kepanitiaan.
Humas LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Ucok Alexander, menyampaikan bahwa panitia sebelumnya telah dibentuk melalui rapat pada 22 Agustus 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, LAMR Meranti menjadwalkan empat agenda utama. Keempatnya meliputi Rapat Kerja Pengurus LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026, Zikir dan Doa Bersama, Festival Senandung Melayu, serta Sembang Tata Adat Pengantin Melayu.
“Empat kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026,” ujar Datuk Ucok.
Ia menambahkan, pelaksanaan seluruh agenda tersebut mendapat dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam rapat terbaru, panitia melakukan pembahasan lebih rinci terkait kebutuhan pelaksanaan di lapangan. Materi yang dibicarakan mencakup teknis dan susunan acara, pembagian tugas masing-masing seksi, kebutuhan kegiatan, hingga penyesuaian rencana dengan ketersediaan anggaran.
Setiap seksi juga diminta segera menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Langkah tersebut diperlukan agar seluruh kebutuhan dapat dipetakan dan dihitung secara terukur, sekaligus memastikan administrasi kegiatan berjalan tertib.
Ketua Panitia Pelaksana, Datuk Susanto Sudarmo, menekankan pentingnya kekompakan seluruh panitia dalam mempersiapkan kegiatan. Koordinasi antarseksi diharapkan terus berjalan sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian acara berakhir.
Susanto juga mengingatkan panitia untuk memperhatikan kelengkapan administrasi dan dokumentasi kegiatan. Menurutnya, laporan pelaksanaan menjadi bagian penting dalam proses pertanggungjawaban.
“Kerja sama antarbagian harus terus dijaga. Masing-masing seksi perlu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik, termasuk memastikan administrasi kepanitiaan tersusun secara benar,” kata Susanto.
Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara LAMR dan berbagai unsur masyarakat.
Ia mendorong agar kegiatan melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN dan BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, paguyuban, hingga jajaran pengurus LAMR di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
Menurut Afrizal, keterlibatan lintas unsur tersebut penting agar kegiatan adat dan budaya tidak hanya menjadi agenda internal lembaga, tetapi juga menjadi ruang bersama bagi masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai Melayu di Kepulauan Meranti.
“Semoga rangkaian kegiatan ini dapat menjadi wadah bersama untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat upaya pelestarian dan pengembangan adat serta budaya Melayu di daerah,” ujarnya.
Panitia selanjutnya akan melanjutkan persiapan, terutama menyangkut teknis acara, pembagian tugas, administrasi, dokumentasi, dan penganggaran. Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap, empat agenda tersebut diharapkan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar pada 19-20 September 2026. ***
