Kebut Pembangunan Drainase, Pemko Pekanbaru Jemput Bola ke Pemprov Kolaborasi Atasi Banjir
- Rabu, 02 September 2026 - 22:07 WIB
- Reporter : Ridho Fernandes
- Redaktur : Raja Mirza
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pembangunan drainase di sejumlah wilayah sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan banjir yang masih menghantui beberapa kawasan di Kota Bertuah.
Pembangunan dan pembenahan saluran drainase kini menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan mengalami genangan. Di antaranya Jalan Paus, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Suka Karya, Jalan Darma Bakti, Jalan Embun Pagi, Jalan Srikandi, serta sejumlah titik lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan fungsi saluran air sekaligus mengurangi risiko genangan saat hujan turun. Namun, Pemko Pekanbaru mengakui upaya membenahi seluruh sistem drainase di kota ini bukan pekerjaan mudah.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi pemerintah dalam membenahi saluran drainase. Salah satu kendala terbesar berkaitan dengan keterbatasan anggaran.
"Tantangannya cukup lumayan dahsyat, pertama tentu terkait anggaran," kata Agung Nugroho, Rabu (2/9/2026).
Menurut Agung, kebutuhan anggaran untuk memperbaiki seluruh saluran drainase di Pekanbaru sangat besar. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dalam pengerjaan infrastruktur.
Pasalnya, anggaran yang tersedia tidak hanya dialokasikan untuk drainase. Pemko juga harus membaginya dengan sejumlah pekerjaan prioritas lainnya, termasuk perbaikan jalan dan pembangunan infrastruktur lainnya.
Karena itu, penanganan banjir di Pekanbaru tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah kota. Agung menilai diperlukan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau, terutama untuk penanganan drainase yang berada di ruas jalan dengan kewenangan pemerintah provinsi.
"Makanya kita harus bekerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau. Karena kalau tidak jemput bola, pemprov juga mengurus kabupaten kota lainnya, kita juga berharap perhatian dari bapak gubernur," jelasnya.
Menurutnya, koordinasi lintas pemerintahan menjadi penting agar penanganan persoalan drainase dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Dengan begitu, pembangunan saluran air tidak hanya dilakukan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemko, tetapi juga dapat menyentuh ruas jalan provinsi yang turut berpengaruh terhadap sistem aliran air di dalam kota.
Pemko Pekanbaru pun terus mendorong pembangunan drainase di titik-titik prioritas. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam mengurangi persoalan banjir dan genangan yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat saat hujan turun.***
