Kapolda Kukuhkan 23 Duta Bertugas Menyosialisasikan Bahaya Narkoba

  • Kamis, 16 April 2026 - 14:38 WIB

KLIKMX. COM, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengukuhkan 23 Duta Anti Narkoba Polda Riau serta mendeklarasikan kampung tangguh anti narkoba di Aula Tribrata Mapolda Riau, Kamis (16/4/2026).

Dari total 23 duta yang dikukuhkan, sebanyak 18 orang berasal dari Provinsi Riau dan lima lainnya merupakan figur publik nasional, yakni Peppy, Sandy Pas Band, Intan RJ, Chika Jessika, dan Okan Kornelius.

Honda Februari 2026

Menariknya, sebelum dikukuhkan seluruh duta terlebih dahulu menjalani tes urine dengan hasil negatif, sebagai bentuk komitmen terhadap gerakan pemberantasan narkotika.


Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan keputusan Kapolda Riau tentang penetapan Duta Anti Narkoba. Pengukuhan ditandai dengan pemasangan selempang serta penyerahan surat keputusan kepada para duta.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya serius Polda Riau untuk membangun kesadaran kolektif dalam memerangi narkoba.

“Perang terhadap narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh satu institusi. Ini membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk para duta yang hari ini dikukuhkan sebagai agen perubahan,” ujar Herry.


Ia menyampaikan, hingga saat ini upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan, baik melalui penindakan maupun pencegahan. Namun demikian, pendekatan edukasi dinilai menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

“Generasi muda boleh menikmati masa muda, tetapi tanpa narkoba. Ini yang harus terus disuarakan oleh para duta di tengah masyarakat,” tegasnya.

Herry juga menekankan pentingnya membangun ekosistem sosial yang sehat, termasuk melalui penguatan kampung tangguh anti narkoba serta pemberdayaan ekonomi masyarakat agar tidak terjerumus dalam jaringan narkotika.

Sementara itu, sejumlah duta yang dikukuhkan menyampaikan komitmennya untuk aktif mengampanyekan gerakan anti narkoba.

Peppy mengaku bangga dipercaya menjadi bagian dari duta anti narkoba. “Ini suatu kebanggaan bagi kami dan akan kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Okan Kornelius menambahkan bahwa upaya memutus rantai peredaran narkoba membutuhkan kerja bersama. “Tidak bisa dilakukan satu pihak saja, harus melakukan kolaborasi,” katanya.

Hal senada disampaikan Chika Jessika yang mengaku bersyukur dapat terlibat dalam gerakan tersebut. “Senang sekali bisa terpilih menjadi duta anti narkoba,” ungkapnya.

Intan RJ juga menyebut peran ini sebagai pengalaman berharga, terutama dalam memberikan edukasi di lingkungan keluarga. “Sebagai ibu, ini menjadi kesempatan untuk mengedukasi pentingnya menjauhi narkoba sejak dini,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti kampung tangguh anti narkoba, yang mencakup sejumlah wilayah, di antaranya Panipahan, Kampung Dalam, Kelurahan Laksamana di Dumai, serta Desa Jangkang, di Bengkalis.

Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda sosialisasi bahaya narkoba ke wilayah Panipahan sebagai bentuk implementasi langsung peran para duta di tengah masyarakat.

Kapolda berharap, keberadaan Duta Anti Narkoba ini mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarkan pesan “say no to drugs” serta mendorong lahirnya generasi muda yang sehat dan bebas dari narkotika.(***) 



Baca Juga

--ads--