- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas dan Sudah Membusuk di Desa Pandau Jaya
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas dan Sudah Membusuk di Desa Pandau Jaya
- Minggu, 19 April 2026 - 19:40 WIB
- Redaktur : Nofri Yandi
KLIKMX.COM, SIAKHULU - Seorang pria paruh baya bernama Abrar Fagreni ditemukan tewas. Kondisinya sudah membusuk di rumahnya di Jalan Muhajirin, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Deni Afrial menyebutkan, korban tinggal sendiri di rumah. "Korban juga sempat mengeluh sakit di bagian jantung," katanya.
Pertama kali korban ditemukan oleh Zulfahri. Ia merasa curiga melihat korban sudah beberapa hari tidak datang ke masjid.
"Lalu Zulfahri mendatangi pondok (rumah) korban dan memanggil dari luar rumah, namun tidak menjawab. Kemudian ia mengintip dari sela-sela jendela dan melihat korban dalam keadaan tubuh membengkak dan menghitam," jelas Kapolsek.
Melihat kondisi tersebut, Zulfahri memanggil warga sekitar untuk melihat kondisi korban. Warga lalu berkumpul di sekitar lokasi dan melihat korban sudah meninggal dunia.
"Pihak aparat desa setempat kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mengamankan tempat kejadian," ujar Kompol Deni.
Setelah itu, Kanit Reskrim AKP Jonera Putra, mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait penanganan, serta sejumlah saksi, warga, aparat RT Desa setempat sekaligus menghubungi petugas ambulan.
"Di sana anggota langsung melakukan olah TKP dan pengecekan mayat dan ditemukan kondisi seluruh tubuh sudah menghitam dan membengkak, selanjutnya dilakukan evakuasi korban menggunakan kantong mayat dan dibawa dengan ambulance ke RS Bhayangkara," terangnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, korban sering mengeluh memiliki sakit jantung dan ketergantungan obat dan meminta Zulfahri untuk melihat kondisinya, karena korban tinggal sendiri di dalam pondok yang sudah selama kurang lebih 2 tahun tinggal di sana.
"Pihak keluarga menolak autopsi dan dari hasil visum tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan" ungkap Kapolsek. ***
