Pria Asal Bandung Hilang di Sungai Kampar saat Selamatkan Teman yang Nyaris Tenggelam

  • Minggu, 07 Juni 2026 - 11:40 WIB

KLIKMX.COM, KAMPAR - Cepi (30) seorang pria asal Bandung hilang dibawa arus Sungai Kampar, setelah berhasil menyelamatkan rekannya yang hampir tenggelam, di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Ahad (7/6/2026).

Pencarian yang dilakukan tim gabungan hingga Ahad sore, belum membuahkan hasil. Saksi-saksi menginformasikan sebelum kejadian korban bersama seorang rekannya mandi di Sungai Kampar. 

Honda Juni 2 2026

Namun, saat berada di tengah sungai, rekan korban tiba-tiba kesulitan berenang dan nyaris tenggelam. Melihat kondisi tersebut, Cepi berupaya memberikan pertolongan. 


Usahanya berhasil menyelamatkan sang rekan yang kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bangkinang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Nahas, setelah menyelamatkan temannya, Cepi justru terseret arus sungai yang cukup deras dan hilang dari pandangan warga yang berada di sekitar lokasi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi kepada Klikmx.com.

Insiden itu kemudian diketahui pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar dan langsung berkoordinasi dengan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, untuk membantu melakukan pencarian.


"Sebanyak tujuh personel rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan," ujar Budi.

Setibanya di lokasi tim yang diterjunkan akan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan serta masyarakat setempat guna mempercepat proses pencarian.

Tim SAR lanjut Budi fokus melakukan penyisiran di sekitar titik korban dilaporkan tenggelam hingga sepanjang aliran Sungai Kampar yang diduga menjadi jalur hanyut korban.

Selain melakukan pencarian, petugas juga memantau kondisi cuaca dan arus sungai guna memastikan keselamatan personel selama operasi berlangsung.

"Kami mengimbau masyarakat yang ikut membantu pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri," pungkas Budi. ***



Baca Juga

--ads--