Kapolda Riau Lapor ke Kapolri: Produksi Jagung 2025 Alami Peningkatan, Ini Hasilnya
- Sabtu, 07 Maret 2026 - 17:56 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PELALAWAN - Dari lahan kebun sawit seluas 40 hektare di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum, melaporkan bahwa produksi jagung yang ditanam pada periode 2025 mengalami peningkatan signifikan.
Laporan ini disampaikan pada kegiatan penanaman jagung serentak yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (7/3/2026).
Dalam kegiatan yang digelar secara nasional melalui Zoom Meeting tersebut, Irjen Herry Heryawan menyampaikan capaian program penanaman jagung yang dilakukan jajaran Polda Riau sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.
Penanaman jagung serentak itu diikuti seluruh Polda di Indonesia. Untuk wilayah Riau, kegiatan dipusatkan di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.
Pada kegiatan tersebut, Kapolda Riau turut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Syahrial Abdi MSi, Bupati Pelalawan H Zukri, Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Riau Muhammad Rahul, Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal, serta Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara.
Dalam laporannya kepada Kapolri, Kapolda Riau menjelaskan penanaman jagung kali ini dilakukan di lahan perkebunan sawit dengan metode tumpang sari seluas 40 hektare. Metode tersebut dipilih karena banyak perkebunan sawit di wilayah tersebut tengah memasuki masa peremajaan atau replanting.
“Saat ini kami berada di lahan kebun sawit seluas 40 hektare di Kabupaten Pelalawan. Hal ini menjadi pesan bahwa banyak perkebunan sawit yang memasuki periode replanting sehingga dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung dengan metode tumpang sari,” ujar Jendral bintang dua polisi alumni Akpol 1996 itu.
Menurutnya, kolaborasi yang dilakukan Polda Riau bersama pemerintah daerah dan kelompok tani telah membuka potensi lahan tumpang sari sawit hingga mencapai sekitar 2.000 hektare pada tahun 2026.
Selain itu, Polda Riau juga berada pada klaster tiga dalam pembagian rencana Polri di bidang ketahanan pangan. Fokusnya adalah memastikan hasil produksi jagung dapat terserap oleh Perum Bulog sebagai bagian dari cadangan pangan pemerintah daerah.
Irjen Herry juga memaparkan bahwa pada tahun 2025 kelompok tani binaan Polda Riau telah menanam jagung pipil di lahan seluas 1.690,37 hektare dari total potensi lahan yang mencapai 7.355,29 hektare.
Dari luas lahan tersebut, produksi jagung yang dihasilkan mencapai 294,43 ton. Angka ini meningkat sekitar 385 persen dibandingkan produksi pada tahun sebelumnya.
Ia menambahkan, peningkatan tersebut juga berdampak pada melonjaknya luas lahan tanam jagung di Provinsi Riau hingga sekitar 300 persen. Pada tahun 2024, luas lahan tanam jagung di Riau tercatat baru sekitar 327 hektare. ***
