BBPOM Edukasi Warga Rohil soal Keamanan Pangan, Libatkan Anggota Komisi IX DPR RI

  • Senin, 04 Mei 2026 - 19:07 WIB

KLIKMX.COM, ROHIL - Untuk mewujudkan keluarga sehat bagi warga Desa Bantayan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama tokoh masyarakat, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Jalan Parit Datuk Dewa itu menghadirkan dua narasumber utama, yakni Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander SFarm Apt MH, dan Anggota Komisi IX DPR RI, dr Maharani.

Honda Februari 2026

“Tujuan kegiatan yang dihadiri ibu-ibu rumah tangga dan bapak-bapak setempat ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pedesaan akan pentingnya memilih produk obat dan makanan yang aman bagi konsumsi keluarga,” jelasnya.


Dalam pemaparannya pada sesi pertama, Alex Sander menjelaskan terkait profil BBPOM Pekanbaru. Ia menyebut, kehadiran BBPOM bertujuan melindungi masyarakat hingga ke pelosok desa, di samping tugas pokok melakukan pengawasan di pabrik-pabrik besar.

Alex juga menjelaskan kepada masyarakat bahwa BBPOM merupakan garda terdepan dalam memastikan produk yang dibeli masyarakat di pasar maupun kedai aman untuk dikonsumsi.

"Kami bertugas memastikan tidak ada bahan berbahaya seperti boraks, formalin, atau pewarna tekstil yang masuk ke dalam perut keluarga kita," ujarnya di hadapan puluhan warga.


Sementara itu, dr Maharani selaku Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan memberikan edukasi mengenai keamanan pangan.

Sebagai praktisi kesehatan, dr Maharani menekankan bahwa banyak penyakit tidak menular, seperti gangguan ginjal dan kanker, berawal dari pola makan serta pemilihan bahan pangan yang tidak tepat.

"Ibu-ibu adalah manajer dapur. Kesehatan suami dan anak-anak ada di tangan ibu-ibu saat berbelanja. Jangan tergiur harga murah atau warna yang terlalu mencolok. Kita harus menjadi konsumen yang cerdas," pesannya.

Antusiasme masyarakat terlihat saat mengikuti diskusi. Warga memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi mengenai cara membedakan ciri-ciri makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya hingga cara mengecek legalitas kosmetik yang banyak beredar di media sosial.

Di akhir kegiatan, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan warga berkomitmen menjadikan Desa Bantayan Hilir sebagai desa sadar pangan aman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di Riau, khususnya di daerah pedesaan, terus meningkat melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan. ***



Baca Juga

--ads--