Polres Pelalawan Gelandang Oknum Anggota DPRD Tersangka Ijazah Palsu ke Jaksa
- Kamis, 02 April 2026 - 14:24 WIB
- Reporter : Said M
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, PELALAWAN -- Tim penyidik Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan, melimpahkan oknum anggota DPRD Pelalawan, Sunardi alias SU, tersangka dugaan ijazah palsu atau menggunakan ijazah orang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Dengan kondisi kedua tangan dipasang borgol, politisi Partai Golkar itu digiring dari Satreskrim Polres Pelalawan dikawal penyidik Tipikor untuk di-serahkan ke jaksa, setelah berkas acara pemeriksaan (BAP) dinyatakan lengkap atau P-21.
"Ya hari ini kita lakukan tahap dua dengan menyerahkan tersangka dan barang buktinya ke lejaksaan. Setelah berkasnya dinyatakan lengkap," ujar Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi STrK, SIK, MH, di ruang kerjanya.
Sementara tersangka Sunardi telah ditahan di sel Polres Pelalawan sejak, Jumat (27/2/2026) lalu, atas dugaan menggunakan ijazah orang lain dalam pencalonan anggota DPRD Pelalawan.
Atas perbuatan oknum anggota DPRD Pelalawan di jerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu atau Pasal 391 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Tentang penggunaan surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah asli, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak sebesar Rp2 miliar.
Sedangkan tersangka Sunardi, ketika diminta tanggapan wartawan mengaku dirinya pasrah dan akan mengikuti proses hukum yang sedang menimpanya tersebut.
"Kita ikuti saja prosesnya," ucapnya singkat saat digiring masuk ke dalam mobil oleh tim penyidik Tipikor Polres Pelalawan.
Untuk diketahui sebagaimana telah diwartakan sebelumnya, bahwa tersangka Sunardi, tersandung kasus dugaan menggunakan ijazah orang lain saat mencalonkan kembali sebagai anggota DPRD Pelalawan.
Setelah berhasil lolos dalam verifikasi di KPU Pelalawan, atas ijazah SMP yang diduga milik orang lain, setelah mendapatkan ijazah Paket C hingga melanjutkan kuliah S1 dengan meraih gelar sarjana hukum (SH) di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru.
Kini Sunardi diketahui telah memasuki periode ketiga menjadi anggota DPRD Pelalawan. Pertama kali menjabat pada periode 2009–2014, kemudian tidak terpilih pada periode 2014–2019, kembali terpilih pada periode 2019–2024 dan periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Kecamatan Ukui dan Kecamatan Kerumutan.
Namun setelah tiga kali duduk di kursi empuk DPRD Pelalawan, akhirnya kasus dugaan ijazah palsu atau menggunakan ijazah orang lain bergulir, hingga BAP telah rampung dan diserahkan ke Kejari Pelalawan, untuk menunggu proses pelimpahan ke Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan untuk disidang.(***)
