Banyak Ikan Mati dan Membusuk di Sungai Tapung, Kapolsek Langsung Turun ke TKP

  • Kamis, 02 April 2026 - 15:21 WIB

KLIKMX.COM, KAMPAR - Warga seputaran Sungai Tapung, Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar mendadak dihebohkan dengan banyaknya ikan mati dan mulai membusuk.

Kabar ini sampai ke Kapolsek Tapung Hilir dan langsung turun ke tempat kejadian, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Turut hadir Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, serta aktivis lingkungan untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan menyeluruh.

Dalam kegiatan yang menggunakan perahu untuk menelusuri jalur Sungai Tapung tersebut, Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil dan Kanit Intelkam Aipda Ardian SH beserta anggota, bekerja sama erat dengan tim dari Dinas Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh Kabid Penataan Lingkungan Hidup, Erinaldi dan lainnya.

Kapolsek Tapung Hilir AKP Khairil menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan dari masyarakat tentang adanya banyak ikan mati di Sungai Tapung.

Honda Februari 2026

"Sebagai pihak yang bertugas menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, kami merasa perlu turut serta dalam penyelidikan ini, terutama karena sungai adalah sumber kehidupan bagi warga sekitar. Kerjasama dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini," ujarnya.

Kegiatan difokuskan pada pengambilan sampel permukaan air di tiga anak sungai yang menjadi sumber masuk air ke Sungai Tapung, yaitu Anak Sungai Kompe, Anak Sungai Banau, dan Anak Sungai Doliek. Pengambilan sampel ini dilakukan guna mengetahui kondisi kualitas air yang mungkin menjadi faktor penyebab kematian ikan secara massal.

Hasil pengecekan awal di lapangan menunjukkan bahwa suhu air dalam kondisi normal, kepekatan air berada pada tingkat normal, kadar DO (Oksigen Terlarut dalam Air) sekitar 3 mg/L, yang masih dalam batas kewajaran. Hasil pemeriksaan kadar zat kimia lain masih menunggu hasil uji laboratorium yang akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Meskipun beberapa parameter menunjukkan kondisi normal, tim menemukan bahwa banyak ikan telah mati dan mulai membusuk di sepanjang aliran Sungai Tapung.


Hal ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang terlibat, mengingat sungai ini memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat, baik untuk keperluan konsumsi, pertanian, maupun ekonomi keluarga.

"Kita akan menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kematian ikan ini. Selama ini Sungai Tapung menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga, jadi penting bagi kita untuk segera menemukan solusi agar kejadian serupa tidak terulang," ucap Erinaldi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar. ***



Baca Juga

--ads--