Ada 96 Kasus Kekerasan Anak di Pekanbaru, Korban Didominasi Anak Perempuan
- Minggu, 26 Juli 2026 - 21:17 WIB
- Reporter : Ridho Fernandes
- Redaktur : Raja Mirza
Ilustrasi kekerasan anak (foto/net)
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kota Pekanbaru, telah menangani 96 kasus kekerasan pada semester pertama tahun 2026.
Anak perempuan mendominasi korban kekerasan terhadap anak di Kota Pekanbaru. Jumlah anak perempuan yang menjadi korban kekerasan sampai saat ini mencapai 53 kasus.
Puluhan anak perempuan itu menjadi korban kekerasan dalam rentang Januari hingga Juni 2026. Mereka adalah korban kekerasan yang melapor ke UPT PPA di Kota Pekanbaru selama enam bulan belakangan.
"Mereka adalah anak perempuan yang menjadi korban kekerasan, lantas melapor ke UPT PPA Pekanbaru," kata Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3PM) Kota Pekanbaru, Harry Pratama, Minggu (26/7/2026).
Ada juga 43 kasus di antaranya adalah anak laki-laki yang menjadi korban kekerasan. Ia menjabarkan bahwa mayoritas anak-anak yang menjadi korban tersebut adalah mereka berhadapan dengan hukum.
Jumlah anak yang berhadapan dengan hukum saat ini sebanyak 27 kasus. Ada yang mengalami kekerasan psikis sebanyak 18 kasus.
Sedangkan yang mengalami kekerasan fisik. Ada juga kasus anak yang tidak mendapatkan haknya sebanyak 18 kasus.
Sebanyak sebelas kasus anak yang mengalami kekerasan fisik. Ada juga anak yang menjadi korban kekerasan seksual sebanyak sembilan kasus.
"Mereka yang jadi korban kekerasan seksual kebanyakan anak perempuan, jumlahnya mencapai lima kasus. Sedangkan anak laki-laki yang jadi korban kekerasan seksual sebanyak empat orang," terangnya.
Harry menyebut bahwa para korban sudah dalam pendampingan UPT PPA. Mereka mendapat pendampingan agar tidak mengalami trauma di masa mendatang.
Dirinya mengajak semua pihak untuk segera melaporkan ke UPT PPA Pekanbaru. Apabila mendapati adanya dugaan kekerasan terhadap anak-anak.***
