Saat Santunan Dirampas, Kepedulian Mengantar Rama dan Alim Kembali Tersenyum
- Rabu, 18 Maret 2026 - 05:02 WIB
- Reporter : Noviyanti
- Redaktur : Nofri Yandi
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Peristiwa perampasan uang santunan yang dialami dua anak yatim di kawasan Marpoyan Damai, Pekanbaru, menyita perhatian publik. Dua bersaudara, Rama (8) dan Alim (10), menjadi korban setelah amplop santunan yang mereka terima di Masjid Al-Ikhlas dirampas oleh orang tak dikenal saat perjalanan pulang.
Kasus ini menjadi viral di media sosial setelah rekaman CCTV dan informasi kronologi kejadian beredar luas. Dalam rekaman tersebut, terlihat kedua anak menjadi korban perampasan oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Rama dan Alim merupakan anak dari Dewi, seorang ibu yang mengasuh empat orang anak, termasuk salah satu anak yang memiliki disabilitas tunarungu. Uang santunan yang mereka terima rencananya akan digunakan untuk membantu kebutuhan keluarga, seperti membeli sembako dan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Mengetahui kejadian tersebut, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulkardi SH, turut tergerak. Ia mengaku pertama kali mengetahui informasi tersebut dari media sosial, dan berinisiatif mencari dan menemui langsung keluarga korban untuk memastikan kondisi mereka.
“Saya melihat informasi ini di media sosial dan merasa terpanggil,” ujar Zulkardi.
Sebagai bentuk kepedulian, Zulkardi mengajak Rama dan Alim untuk membeli kebutuhan mereka, seperti pakaian lebaran, perlengkapan sekolah, perlengkapan mengaji, serta peci. Selain itu, ia juga memberikan bantuan sembako untuk membantu meringankan beban keluarga mereka.
Ia berharap kejadian ini dapat menjadi perhatian bersama serta mendorong aparat terkait untuk segera mengusut pelaku perampasan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Peristiwa ini tidak bisa dibiarkan. Pelaku harus segera ditindak agar tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban kejahatan seperti ini,” tegasnya. ***
