BBPOM Pekanbaru Bagi-bagi Jamu di Area CFD, Disambut Hangat oleh Pengunjung
- Minggu, 07 Juni 2026 - 12:58 WIB
- Reporter : Hendra Bakti Nainggolan
- Redaktur : Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menggelar kegiatan Pekan Jamu Nasional 2026 bertema "Menjamu Masa Depan dengan Jamu" di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (7/6/2026).
Kegiatan ini disambut hangat oleh pengunjung CFD. Ratusan masyarakat tampak memadati stan BBPOM Pekanbaru yang menyediakan berbagai kegiatan edukatif dan pembagian jamu tradisional secara gratis.
Sejak pagi, antusiasme masyarakat yang berolahraga maupun berkunjung ke kawasan CFD terlihat cukup tinggi. Warga datang silih berganti mendatangi stan BBPOM untuk menikmati berbagai jenis jamu tradisional yang dibagikan secara cuma-cuma.
Di antaranya beberapa jamu yang disediakan mulai dari kunyit asam hingga beras kencur. Selain membagikan jamu, petugas BBPOM Pekanbaru juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilih jamu yang aman dikonsumsi.
Melalui Tim Informasi dan Komunikasi (Infokom), masyarakat diberikan pemahaman tentang bahaya jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).
Petugas menjelaskan bahwa penggunaan BKO dalam jamu dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan, terutama terhadap fungsi ginjal dan hati. Karena itu, masyarakat diimbau lebih cermat sebelum membeli maupun mengonsumsi produk jamu.
Untuk memperkuat edukasi, BBPOM menghadirkan Pojok Jamu BKO yang menampilkan sejumlah contoh produk jamu ilegal dan berbahaya yang telah ditarik dari peredaran. Melalui sarana tersebut, masyarakat dapat mengenali ciri-ciri produk yang tidak memenuhi ketentuan keamanan.
Kegiatan semakin meriah saat memasuki sesi kuis interaktif. Ratusan pengunjung tampak antusias berebut menjawab berbagai pertanyaan seputar keamanan jamu yang diajukan Tim Infokom BBPOM. Sejumlah doorprize menarik pun disiapkan bagi peserta yang berhasil memberikan jawaban dengan benar.
Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, mengatakan Pekan Jamu Nasional menjadi momentum untuk mengajak masyarakat kembali mencintai jamu sebagai warisan budaya bangsa, namun tetap memperhatikan aspek keamanan produk yang dikonsumsi.
"Jamu merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas dengan memastikan produk yang dikonsumsi memiliki izin edar dan tidak mengandung bahan kimia obat yang berbahaya," kata Alex.
Ia menambahkan, melalui kegiatan yang dikemas secara santai di ruang publik, pihaknya berharap pesan mengenai keamanan pangan dan obat dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk. Dengan begitu, manfaat jamu dapat dirasakan secara aman dan optimal," ujarnya.
Melalui Pekan Jamu Nasional 2026 ini, Alex mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum mengonsumsi produk obat maupun jamu.
"Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilih jamu yang aman dan bebas BKO, diharapkan tradisi minum jamu tetap terjaga sekaligus mampu menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia di masa depan,” ucapnya mengakhiri. ***
