Menjadi Agenda Olahraga Berskala Nasional
15.080 Pelari Siap Bertanding di Riau Bhayangkara Run 2026, Digelar 19 Juli Mendatang
- Minggu, 07 Juni 2026 - 13:59 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Widya Mucharam didampingi Karo SDM Polda Riau Kombes Dr Boy Jeckson Situmorang SIK MH memberikan keterangan pers.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Panitia Riau Bhayangkara Run 2026 menginformasikan jumlah peserta yang telah mendaftar hingga penutupan pendaftaran mencapai 15.080 orang.
Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Daniel Widya Mucharam, mengucapkan syukur atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang yang digelar Polda Riau tersebut.
Menurutnya, Riau Bhayangkara Run kini telah berkembang menjadi agenda olahraga berskala nasional yang memiliki daya tarik kuat bagi komunitas pelari dari berbagai daerah.
"Hingga penutupan pendaftaran, jumlah peserta yang tercatat mengikuti event lari terbesar di Sumatera ini mencapai 15.080 peserta," ujar Kombes Daniel didampingi Karo SDM Polda Riau Kombes Dr Boy Jeckson Situmorang SIK MH, Ahad (7/6/2026).
Kombes Daniel mengatakan jumlah tersebut melampaui capaian tahun lalu yang mencatatkan 13.079 peserta. "Peningkatan jumlah peserta ini sekaligus menegaskan posisi Riau Bhayangkara Run sebagai salah satu event lari paling diminati di kawasan Sumatera," ungkap Daniel.
Ia mengatakan, Riau Bhayangkara Run 2026 telah berkembang menjadi agenda olahraga nasional yang mampu menarik minat pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
"Alhamdulillah, pendaftaran resmi telah kami tutup dengan total peserta mencapai 15.080 orang. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Karena menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run terus meningkat, dan
keseluruhan peserta (pelari) telah menyatakan siap bertanding,'' kata Daniel.
Peserta tahun ini tidak hanya berasal dari Provinsi Riau, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Aceh, serta sejumlah provinsi lainnya.
Menurut Daniel, Riau Bhayangkara Run juga telah berkembang menjadi event sport tourism yang mampu menarik perhatian pelari dari berbagai daerah untuk datang ke Pekanbaru.
Daniel menjelaskan, Riau Bhayangkara Run 2026 merupakan salah satu rangkaian utama peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polda Riau tahun ini.
"Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan oleh anggota Polri, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dengan masyarakat. Karena itu, Riau Bhayangkara Run kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi, ruang silaturahmi, sekaligus ruang untuk mempromosikan Riau kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia," katanya.
Daniel mengungkapkan, olahraga lari memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai latar belakang masyarakat dalam semangat yang positif. Melalui Riau Bhayangkara Run, Polda Riau ingin menghadirkan peringatan Hari Bhayangkara yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak nyata bagi daerah melalui promosi pariwisata, penguatan ekonomi lokal, dan kampanye gaya hidup sehat.
"Kami berharap para peserta yang datang ke Pekanbaru tidak hanya mendapatkan pengalaman berlari yang berkesan, tetapi juga membawa cerita baik tentang Riau ketika kembali ke daerah masing-masing," ujarnya.
Ia menilai hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polda Riau. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan bahwa Riau Bhayangkara Run tidak lagi sekadar menjadi event daerah, tetapi telah berkembang menjadi ajang yang diperhitungkan di tingkat nasional.
"Banyak peserta dari luar Riau yang datang untuk merasakan atmosfer perlombaan sekaligus menikmati keramahan dan potensi daerah kita," ujarnya.
Berdasarkan data panitia, kategori 5K Umum dan Pelajar menjadi kategori dengan jumlah peserta terbesar. Disusul kategori 10K Umum dan Master serta kategori 21K Nasional.
Selain itu, kategori 21K Internasional juga akan diikuti pelari mancanegara yang akan bersaing bersama para pelari nasional pada event yang digelar 19 Juli 2026 mendatang.
Kombes Daniel menilai tingginya minat peserta pada kategori 21 kilometer menunjukkan semakin berkembangnya budaya lari jarak jauh di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera.
"Tahun ini komposisi peserta cukup menarik karena tidak hanya didominasi kategori rekreasional seperti 5K, tetapi juga banyak pelari yang memilih kategori 10K dan Half Marathon. Ini menunjukkan kualitas komunitas lari yang terus tumbuh," katanya.
Karorena Polda Riau tersebut menambahkan, panitia telah melakukan berbagai penyempurnaan dibandingkan tahun sebelumnya untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan pengalaman terbaik selama mengikuti perlombaan.
Penyelenggaraan tahun ini menggunakan rute yang telah bersertifikasi World Athletics, dilengkapi sistem pencatatan waktu profesional, water station, pos kesehatan tambahan, ambulans siaga di sejumlah titik, serta pengaturan lalu lintas dan parkir yang lebih baik.
Selain menjadi ajang olahraga, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan sosial dan lingkungan melalui tema "Run With Purpose, Move Forward With Riau" yang sejalan dengan program Green Policing Polda Riau.
Daniel menegaskan, semangat yang dibangun dalam event ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ajakan kepada masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mendaftar dan mempercayakan Riau Bhayangkara Run sebagai bagian dari perjalanan olahraga mereka. Semoga pada 19 Juli nanti kita dapat bersama-sama menghadirkan event yang aman, nyaman, berkelas, dan membanggakan Provinsi Riau," pungkas alumni Akpol 1996 itu. ***
