Setengah Tahun Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, Polres Kuansing Dicibir Netizen
- Senin, 30 Maret 2026 - 20:31 WIB
- Reporter : Riawan Syaputra
- Redaktur : Yendra
Ilustrasi.
KLIKMX.COM, TELUKKUANTAN - Terkait pemberitaan Pekanbaru MX, soal kasus pembunuhan sadis di Pucuk Rantau, yang sudah 6 bulan alias setengah tahun tak kunjung terungkap, rupanya mendapat tanggapan dari masyarakat di media sosial.
Tanggapan masyarakat di salah satu group media sosial terbesar di Kuansing itu, kebanyakan mencibir kinerja Polres Kuansing dalam penanganan kasus pembunuhan sadis yang dilakukan pria inisial RZ yang tega membunuh Antonius Zega (33), warga Muara Tabek, Pucuk Rantau, di hadapan istrinya sendiri dengan sadis, pada 18 September 2025 silam, di sebuah Jalan perkebunan, di Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing.
Banyak warga yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan kasus pembunuhan yang ditangani oleh Polres Kuansing dan jajarannya tersebut. Sebab, hingga waktu 6 bulan, kasus ini belum juga menampakkan hasil terhadap pelaku yang kini diduga masih bebas berkeliaran.
Salah satu akun warga bernama Mendi, dalam komentarnya menyatakan keheranannya terhadap Polres Kuansing yang dinilai lamban dalam penanganan kasus ini. Padahal pihak Polres Kuansing mengaku sudah meminta bantuan pihal Polda Riau dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Kok bisa ya?..padahal sudah meminta bantuan tim khusus Polda Riau, untuk melacak pelaku. Semoga cepat tertangkap pelakunya, kalau nggak, ya nggaak tahu lagi" ujar Mendi.
Sementara itu akun warga yang bernama Ijang, dalam komentarnya mengaku sedih dengan penderitaan keluarga korban, yang hingga kini belum mendapatkan kepastian hukum terkait pelaku yang belum juga ditangkap.
"Pak Polisi tolong lah, kalau posisi bapak berada diposisi korban, apa yang bapak rasakan?..Tolong tegakkan hukum dengan seadil-adilnya" ujar Ijang.
Untuk diketahui, kasus ini terjadi pada 18 September 2025 lalu sekitar pukul 08.00 WIB di ruas jalan perkebunan. Saat itu, Antonius Laila yang berjalan dengan istrinya diadang RZ yang merupakan pelaku tunggal kasus ini. Tanpa panjang cerita, RZ menghujamkan pisau ke Antonius Laila hingga terkapar dan akhirnya meninggal di tempat.
Pihak Polres Kuansing dan jajaran sudah melakukan upaya untuk mengungkapkan kasus ini. Mengejar RZ hingga ke hutan belantara di Pucuk Rantau yang berbatasan dengan daerah tetangga.
Bahkan sudah meminta bantuan unit khusus Polda Riau untuk melacak si pelaku pembunuhan, RZ. Tetapi sampai sekarang, RZ masih hilang dan belum ditemukan.
Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Hidayat Perdana saat dihubungi Pekanbaru MX mengatakan, untuk kasus tersebut, pihaknya sudah di bentuk tim khusus, dibawah Kasat Reskrim untuk menangkap pelaku. Dan kini masih dalam proses pengejaran.
"Mohon doanya agar pelaku dapat segera ditangkap," ujar Kapolres.
Hal yang senada juga pernah disampaikan Kasat Reskrim Polres Kuansing Iptu Gerry Timur, pada beberapa bulan yang lalu, saat jumpa pers capaian kinerja tahun 2025, Rabu (31/12/2025) di aula Mapolres Kuansing.
Iptu Gerry menyebut pihaknya sudah melakukan berbagai upaya bahkan sudah meminta bantuan ke pihak Polda Riau, untuk mengejar dan menangkap pelaku pembunuhan sadis tersebut. Meski sampai hari ini, RZ sang pelaku pembunuhan itu belum berhasil dibekuk, pihaknya memastikan akan terus memburu RZ hingga dapat.
"Kami sudah lacak RZ ke mana-mana. Tetapi sampai sekarang belum berhasil kami mengungkapkan. Informasi ke Pekanbaru, ke Inhu, ke daerah perbatasan, sudah kami lacak. Tapi juga belum berhasil," sambung Kasat Reskrim Iptu Gerry Agnar Timur.
Meski begitu, Gerry mengatakan, perburuan tidak akan berhenti. Dan mereka yakin cepat atau lambat RZ akan berhasil dibekuk.
Pada masa kepemimpinan pejabat Kepolisian sebelumnya, Polres Kuansing, berhasil menuntaskan kasus menonjol lainnya sepanjang 2025. Yakni kasus pembunuhan seorang guru yakni Juniwarti oleh suaminya Elvis Andri di Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah. Dimana kasus ini sudah inkrah, dan Elvis Andri divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.(***)
