- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Sekelompok OTK Bersenpi Keroyok Sekretaris PKC PMII Riau hingga Berdarah-darah
Sekelompok OTK Bersenpi Keroyok Sekretaris PKC PMII Riau hingga Berdarah-darah
- Senin, 06 Juli 2026 - 16:25 WIB
- Reporter : Hendra Bakti Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Wajah Supriadi Sekretaris PKC PMII Riau, berdarah-darah karena diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) bersenjata api (Bersenpi) di kawasan Jalan Bangau Sakti, Kota Pekanbaru.
Saat peristiwa yang berlangsung pada Ahad (5/7/2026) kemarin, saksi-saksi melihat sekelompok orang yang melakukan pengeroyokan terlihat membawa senjata api. Tidak terima peristiwa yang dialami Supriadi tersebut, Cipayung Plus Provinsi Riau bereaksi dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.
Ketua PC PMII Kota Pekanbaru, Muhammad Arsad, menceritakan, sebelum kejadian Supriadi bersama sejumlah rekannya menggelar diskusi di Cafe Forkae sekitar pukul 14.30 WIB. Arsad mengatakan saat diskusi tersebut berlangsung turut hadir seorang anggota intelijen Polresta Pekanbaru bernama Agus.
Sekitar pukul 16.00 WIB, diskusi berakhir. Supriadi bersama beberapa rekannya kemudian berpindah ke Kedai Sampuran yang masih berada di kawasan Jalan Bangau Sakti. Tak lama berselang, sekitar 10 orang tidak dikenal tiba-tiba datang dan langsung mengerumuni Supriadi melakukan penyerangan.
“Para pelaku diduga membawa senjata api saat melakukan aksi pengeroyokan tersebut,” kata Arsyad.
Arsad juga mengungkapkan adanya dugaan bahwa insiden tersebut berkaitan dengan rencana pelaksanaan diskusi interaktif yang akan digelar Cipayung Plus Provinsi Riau.
Menurutnya, sebelum kejadian, Supriadi sempat diajak bertemu oleh seseorang yang disebut berasal dari Polresta Pekanbaru dengan tujuan agar kegiatan tersebut tidak dilanjutkan.
"Bang Supriadi diajak ngopi. Intinya meminta agar kegiatan itu tidak dilanjutkan. Karena diduga menolak, setelah pulang justru terjadi pengeroyokan," ujar Arsad.
Sementara itu, Senior PMII Riau, Hasim Siregar, mengatakan peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun, laporan belum disampaikan ke Propam karena hingga kini pihaknya belum mengetahui identitas para pelaku.
"Laporannya sudah dibuat, tetapi bukan ke Propam. Kami belum bisa memastikan apakah pelaku merupakan anggota polisi atau bukan. Yang jelas, orang-orang itu membawa senjata api," kata Hasim.
Sebagai bentuk protes dan tuntutan agar kasus tersebut diusut tuntas, Cipayung Plus Provinsi Riau menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Riau, Jalan Pattimura Pekanbaru, Senin (6/7/2026). Saat berita ini ditayangkan, aksi massa mendesak Polda Riau agar segara mengungkap para pelaku masih berlangsung. ***
