Bocah Tenggelam di Sungai Siak Belum Ditemukan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

  • Kamis, 06 Agustus 2026 - 10:53 WIB

KLIKMX.COM, SIAK - Memasuki hari kedua, Tim Gabungan terdiri dari Basarnas Riau, TNI AL, Kepolisian, BPBD dan masyarakat masih mencari bocah tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di depan Klenteng Siak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.

Bocah bernama Muhammad Shidqie Saputra (13) tenggelam di perairan Sungai Siak, usai mandi bersama dua temannya di sungai terdalam di Indonesia itu. 

Honda Juni 4

?Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara MSi, membenarkan musibah tenggelamnya seorang pelajar yang sampai saat ini belum ditemukan. 


?Novendra menjelaskan, pihak BPBD Siak pertama kali menerima laporan dari Kepala Urusan (Kaur) Pos Damkar Siak, Indra Asmoro, sekitar pukul 15.30 WIB. Sementara insiden itu sendiri diperkirakan terjadi pada pukul 15.10 WIB.

Kedua anak itu sempat meminta pertolongan kepada warga sekitar, namun pada kondisi air pasang, anak tersebut tidak tertolong lagi.  

?"Ada tiga orang anak yang sedang mandi di sungai. Satu orang anak yang tenggelam ini diduga kelelahan atau terbawa arus sungai," kata Novendra, Kamis (6/8/2026).


Sesaat setelah menerima laporan, personel BPBD Siak langsung dikerahkan ke lokasi dengan membawa unit speedboat untuk menyisir tepi dan aliran Sungai Siak. Pencarian dilakukan secara maraton sejak sore hari pukul 17.00 WIB hingga menjelang magrib.

?Setelah ibadah magrib kemarin, penyisiran dilanjutkan kembali bahkan sempat melakukan penyelaman tradisional menggunakan dua orang penyelam lokal. Namun, mengingat jarak pandang yang terbatas dan kondisi malam hari, proses penyelaman dihentikan sementara pada pukul 21.45 WIB.

?"Hingga pukul 21.45 WIB penyisiran telah kita lakukan. Karena hari sudah malam, operasi penyelaman dihentikan sementara, namun personel tetap standby di lokasi," jelasnya.

Memasuki hari kedua ini, pencarian masih terus dilakukan. Upaya pencarian korban terus kami lakukan. Kami memohon doa kepada masyarakat Siak agar korban dapat ditemukan," harapnya.

Novendra meminta kepada orang tua agar lebih ketat melakukan pengawasan kepada anaknya, apalagi anak bermain atau mandi di sekitaran Sungai Siak. ''Jangan izinkan anak-anak mandi di sungai sembarangan, tolong diawasi. Kondisi pasang dan arus Sungai Siak ini sangat deras dan berbahaya," pungkasnya. ***

 

 



Baca Juga

--ads--