IMT-GT GCMC Ditutup, Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Hijau

  • Kamis, 06 Agustus 2026 - 16:50 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, resmi menutup rangkaian pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT-GT GCMC) ke-9 yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand di Hotel Pangeran, Kamis (6/8/2026).

Forum tersebut menghasilkan sejumlah komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah dalam mewujudkan kota hijau yang berkelanjutan.

Honda Juni 4

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, seluruh agenda IMT-GT GCMC ke-9 berlangsung dengan lancar. Forum ini menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi sekaligus bertukar pengalaman mengenai pembangunan berkelanjutan.


"Pertemuan ini tidak hanya berhenti pada forum diskusi. Kami telah menyepakati kerja sama agar nantinya ada sekretariat yang memfasilitasi komunikasi antardaerah, baik antara Indonesia, Thailand, maupun Malaysia, termasuk dalam pertukaran dokumen, inovasi, dan praktik terbaik yang dimiliki masing-masing daerah," kata Agung.

Dalam penutupan tersebut juga ditetapkan bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT GCMC berikutnya. Salah satu kesimpulan penting dari pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sebagai investasi bagi masa depan generasi mendatang.

Pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun. Tetapi, pembangunan juga tentang kemampuan menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak-anak di masa depan.


"Kami sepakat bahwa menjaga alam dan lingkungan sama pentingnya dengan meninggalkan masa depan yang baik bagi generasi penerus," ucap Agung.

Dalam forum tersebut, para delegasi juga berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan sampah hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Persoalan sampah merupakan tantangan yang dihadapi hampir seluruh negara sehingga diperlukan inovasi dan kolaborasi untuk mengatasinya.

Sejumlah inovasi yang diterapkan Pemko Pekanbaru mendapat apresiasi dari para peserta, di antaranya keberadaan waste station atau tempat penukaran sampah, pengelolaan TPA yang mampu menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pemanfaatan gas menjadi energi listrik, serta berbagai program menuju Pekanbaru Lestari.

Selain itu, penggunaan bus listrik sebagai transportasi ramah lingkungan, penyediaan ruang terbuka hijau (RTH), serta penerapan konsep Green School di sekolah-sekolah juga menjadi perhatian para delegasi.

Salah satu contoh yang diperkenalkan kepada peserta adalah penerapan Green School di SMP Negeri 4 Pekanbaru. Kini, sekolah ini telah menjadi bagian dari program di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru.

Tak hanya membahas isu lingkungan, Pemko Pekanbaru juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para delegasi. Pada malam penyambutan, para tamu diajak mengunjungi Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai salah satu cagar budaya Kota Pekanbaru serta disuguhkan berbagai pertunjukan seni yang merepresentasikan budaya Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.

Melalui penyelenggaraan IMT-GT GCMC ke-9, Agung berharap kerja sama antarkota di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand semakin erat dalam menghadirkan inovasi pembangunan yang berwawasan lingkungan tanpa mengesampingkan pelestarian budaya lokal.***



Baca Juga

--ads--