- Beranda
- RIAUSTORIA
- Sambut Ramadan 1447 H, LAMR Riau Gelar Majelis Zikir
Sambut Ramadan 1447 H, LAMR Riau Gelar Majelis Zikir
- Sabtu, 24 Januari 2026 - 06:08 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Menyambut bulan suci Ramadan tahun 1447 Hijriah, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau menggelar Majelis Zikir, sebagai ikhtiar batin untuk memperkuat keimanan dan memohon keberkahan bagi masyarakat serta agenda adat ke depan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat malam (23/1/2026) di Balairung Tenas Effendy LAMR, Jalan Diponegoro No 39, Pekanbaru. Majelis zikir diawali dengan Sholat Isya berjemaah, makan bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta rangkaian zikir dan doa.
Majelis zikir dihadiri Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri HR Marjohan Yusuf, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh organisasi, serta pengurus LAMR.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau diwakilkan Pelaksana Tugas Gubernur Riau melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Yan Dharmandi.
Dalam kata sambutannya, Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil menyampaikan bahwa Majelis Zikir menjadi pembuka rangkaian agenda LAMR tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut penting sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyambut Ramadan sekaligus memohon keberkahan bagi perjuangan dan program LAMR ke depan.
“Melalui majelis zikir ini, kita memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh agenda LAMR, termasuk perjuangan mewujudkan Daerah Istimewa Riau serta pengusulan Syekh Abdul Wahab Rokan sebagai Pahlawan Nasional,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen LAMR dalam pemetaan wilayah adat atau tanah ulayat agar mendapat pengakuan negara, serta penguatan Budaya Melayu Riau (BMR) yang kini telah masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Langkah tersebut diharapkan memastikan generasi muda Riau mengenal dan melestarikan adat, bahasa, serta nilai-nilai Melayu di tengah arus globalisasi,” harap Taufik Ikram Jamil.
Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustaz H Ahmad Amin SPdI, yang juga selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikmah Riau. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa Ramadan merupakan “tamu Allah” yang datang setahun sekali dan harus disambut dengan kesiapan iman, hati yang bersih, serta kesehatan jasmani.
Ustaz Ahmad Amin mengingatkan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah meraih derajat takwa. “Karena itu, agar dapat menjalani Ramadan dengan optimal dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Umat Islam harus mempersiapkan hati melalui zikir dan ibadah, serta menjaga kesehatan tubuh,” pesan Ustaz Ahmad Amin.
Majelis zikir ini ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar Ramadan mendatang membawa ketenangan, keberkahan, dan penguatan nilai keislaman serta adat Melayu di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau. ***
