- Beranda
- RIAUSTORIA
- Pemancing Bertemu Harimau hanya Berjarak Empat Meter di Siak, BBKSDA Riau Lakukan Ini
Pemancing Bertemu Harimau hanya Berjarak Empat Meter di Siak, BBKSDA Riau Lakukan Ini
- Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:32 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Armazi Yendra
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menindaklanjuti laporan bertemunya manusia dengan Harimau Sumatera di wilayah Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
KLIKMX.COM, SIAK - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menindaklanjuti laporan bertemunya manusia dengan Harimau Sumatera di wilayah Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Setibanya di lokasi Tim BBKSDA Riau langsung melakukan pengecekan lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Dalam hal untuk memastikan kondisi di lapangan dan meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di RT 2/RW 7 Dusun 4, Desa Teluk Masjid.
Awalnya, warga bernama Zulfikar hendak menyusul dua temannya memancing di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya. Saat dalam perjalanan menyusul temannya, pemancing yang akrab disapa Fikar itu melihat sorot mata dari kejauhan yang awalnya diduga milik sapi.
Namun setelah mengarahkan lampu senter ke arah sorot mata tersebut, ia bertemu dengan seekor Harimau Sumatera hanya berjarak sekitar empat meter dari posisinya, terpisah parit antara jalan dan kebun.
Terkejut dengan keberadaan satwa dilindungi tersebut, Fikar segera menjauh dan mencari perlindungan di pondok pekerja koperasi. Kemudian, memperingatkan rekan-rekannya agar segera berlindung dan tidak melanjutkan aktivitas di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi sejumlah informasi yang sempat keliru beredar di masyarakat.
“Tidak benar ada warga yang diterkam harimau. Yang terjadi adalah perjumpaan langsung antara manusia dan Harimau Sumatera. Selain itu, sapi yang dilepas juga tidak berada di area perjumpaan,” ujarnya, Sabtu (10/2/2026).
Hasil pengecekan lapangan menemukan jejak Harimau Sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya, tepatnya di koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur.
Berdasarkan temuan tersebut, tim memperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi itu. “Jejak yang ditemukan mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) yang berjarak sekitar empat kilometer dari titik perjumpaan,” terang Ujang.
BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan. Tim juga meminta warga untuk tidak beraktivitas sendirian, mengutamakan kegiatan secara berkelompok, serta menghindari aktivitas terlalu pagi, sore, dan malam hari yang merupakan waktu aktif Harimau Sumatera.
Selain itu, pihaknya juga akan terus memastikan melakukan pemantauan dan koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi potensi konflik satwa liar dengan manusia di wilayah tersebut.
“Jika masyarakat mendapatkan informasi terbaru terkait keberadaan satwa, segera laporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” pungkas Ujang. ***
