Pemprov Perjuangkan Pembangunan KNMP Usulan Tujuh Daerah di Riau

  • Rabu, 25 Februari 2026 - 14:41 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperjuangkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui pengusulan 29 titik lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ke pemerintah pusat pada 2026. 

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Bumi Lancang Kuning.

Honda Februari 2026

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Indra Putra, mengatakan proposal pembangunan KNMP telah diajukan dan kini menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat.


“Tahun ini kita mengusulkan pembangunan KNMP di 29 titik. Proposalnya sudah kita sampaikan ke KKP. Kita berharap bisa terealisasi tahun ini, namun jika belum memungkinkan, kita dorong untuk masuk prioritas 2027,” ujarnya, Rabu.

Sebanyak 29 titik tersebut merupakan usulan dari dinas perikanan kabupaten/kota yang tersebar di tujuh daerah, yakni Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai, serta Pekanbaru.

Indra menjelaskan, saat ini Provinsi Riau baru menerima satu titik bantuan pembangunan KNMP dari KKP yang bersumber dari APBN. Lokasinya berada di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.


Menurutnya, progres pembangunan di lokasi tersebut kini memasuki tahap pengerjaan pagar, gapura, dan tangki air. “Perkiraan bulan Juni sudah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa konsep pembangunan KNMP dirancang secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mentransformasi ruang hidup dan sosial masyarakat kelautan dan perikanan melalui pendekatan social engineering.

“Pengembangan KNMP dilakukan dengan penyediaan dan perbaikan sarana-prasarana di kawasan perikanan. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas, mendorong kemandirian ekonomi, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat nelayan,” katanya.

Adapun fasilitas yang direncanakan dalam kawasan KNMP meliputi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pabrik es, bengkel nelayan, kios perbekalan, balai pertemuan, hingga sentra kuliner. 

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai nilai perikanan sekaligus meningkatkan daya saing produk nelayan Riau di pasar regional maupun nasional. ***



Baca Juga