Cegah Penyelewengan BBM Bersubsidi, Polda Riau Pasang Plang Imbauan Tegas di SPBU
- Rabu, 22 April 2026 - 16:02 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memperkuat langkah pencegahan (Preventif) penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik mafia energi.
Upaya yang dilakukan Polda Riau, yakni menggencarkan sosialisasi serta pemasangan plang dan spanduk imbauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro mengatakan, langkah preventif menjadi bagian penting dalam menjaga distribusi energi agar tetap tepat sasaran.
“Selain penegakan hukum, kami juga mengedepankan upaya pencegahan penyelewengan BBM bersubsidi. Kami memasang plang dan sepanduk imbauan tegas secara langsung di SPBU, agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujar Ade, Rabu (22/4/2026).
Adapun imbauan tegas tersebut soal sejumlah larangan, antara lain pembelian BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukan, penggunaan jerigen tanpa izin resmi, hingga praktik pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi.
Polda Riau juga mengingatkan pengelola SPBU agar tidak melayani pembelian BBM bersubsidi kepada pihak yang tidak berhak. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku.
Untuk memperkuat pengawasan, pihaknya lanjut Kombes Ade, turut menggandeng sejumlah pihak terkait, seperti Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas.
“Kami melakukan pencegahan secara kolaboratif berkoordinasi dengan Patra Niaga dan Hiswana Migas,” ujarnya.
Melalui pendekatan preventif ini pihaknya berharap mampu menekan potensi pelanggaran sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha akan pentingnya menjaga distribusi BBM bersubsidi.
Pihaknya dan jajaran memastikan akan melakukan pengawasan secara intensif melalui patroli dan pemantauan di titik-titik rawan, untuk memastikan BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
“Dengan langkah tersebut, kami berharap praktik penyelewengan dapat meminimalisir dan ketersediaan BBM bersubsidi di wilayah Riau tetap terjaga,” pungkas Kombes Ade. ***
