Tim SAR Temukan Pegawai PNM Meninggal Dunia di Sungai Indragiri

  • Rabu, 20 Mei 2026 - 07:19 WIB

KLIKMX.COM, INHU - Setelah sempat dinyatakan hilang akibat insiden perahu terbalik di Sungai Indragiri, Kecamatan Pasir Sialang Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ardi Yahya (34), pegawai non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, berjarak kurang lebih 10 kilometer dari lokasi awal kejadian atau last known position (LKP).

Honda Februari 2026

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban ditemukan setelah tim melakukan penyisiran di hari kedua operasi pencarian.


“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 00°20’36” S 102°23’17” E. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Indrasari Pematang Reba, Inhu,” ujar Budi kepada Klikmx.com, kemarin.

Sebelumnya, kecelakaan air tersebut terjadi pada Ahad (17/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Sungai Indragiri, Kecamatan Pasir Sialang Jaya, Kabupaten Inhu.

Saat itu korban bersama dua rekannya, Irawan (25) dan M Yasin (53), tengah melakukan survei lokasi pengecekan nasabah untuk pengajuan pinjaman atas nama Saharudin, warga Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu.


Ketiganya menggunakan perahu mini untuk menyeberangi Sungai Indragiri. Namun saat berada di tengah sungai, perahu yang mereka gunakan tiba-tiba limbung dan terbalik.

“Dua orang berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu korban atas nama Ardi Yahya dinyatakan hilang,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru langsung memberangkatkan satu tim rescue berjumlah delapan personel menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 137 kilometer dari Kota Pekanbaru.

Tim SAR tiba di lokasi pencarian pada Senin dini hari sekitar pukul 01.35 WIB, dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian kemudian dilanjutkan Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB dengan melakukan penyisiran sejauh lebih kurang tiga kilometer ke arah hilir sungai.

Usai korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR resmi diusulkan ditutup sekitar pukul 14.00 WIB.

“Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergitas dan pelaksanaan tugas selama operasi SAR berlangsung,” pungkas Budi. ***

 



Baca Juga

--ads--