- Beranda
- Hukum & Kriminal
- Dipepet dan Diancam Parang, Pengendara Tinggalkan Motor di Depan Perumahan Sidomulyo
Dipepet dan Diancam Parang, Pengendara Tinggalkan Motor di Depan Perumahan Sidomulyo
- Selasa, 19 Mei 2026 - 11:12 WIB
- Reporter : Hendra Nainggolan
- Redaktur : Armazi Yendra
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Merasa nyawanya terancam oleh lima orang menggunakan senjata tajam jenis parang, seorang pria berinisial AF (27) nekat kabur menyelamatkan diri, dan meninggalkan sepeda motornya di depan kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru.
Peristiwa yang diduga merupakan aksi begal itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta dekat simpang Jalan Teropong, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Pengalaman AF ini Informasi sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban baru pulang dari tempat kerjanya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam miliknya. Namun setibanya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet lima orang pelaku yang datang menggunakan dua unit sepeda motor.
Akibat dipepet, korban terjatuh dari kendaraannya. Tidak lama kemudian, salah seorang pelaku mendekati korban sambil membawa sebilah parang dan mengarahkannya ke korban.
Karena takut menjadi korban kekerasan, AF langsung melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Sementara sepeda motor miliknya tertinggal di lokasi dan kemudian dibawa kabur para pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Ipda Herman Zamroni membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.
“Korban dipepet lima orang pelaku menggunakan dua sepeda motor hingga terjatuh. Salah satu pelaku kemudian mengancam korban menggunakan parang,” kata Herman kepada Klikmx.com, Selasa (19/5/2026).
Ia mengatakan, korban memilih melarikan diri karena takut diserang pelaku. Setelah itu, sepeda motor korban raib dibawa kabur.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari.
“Masyarakat diminta segera melapor ke pihak kepolisian atau menghubungi layanan Hotline 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,”’pesan Herman mengakhiri. ***
