Capaian Program Nasional di Riau Dievaluasi
- Senin, 18 Mei 2026 - 14:02 WIB
- Reporter : Hendra Bakti
- Redaktur : Yendra
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr H Syahrial Abdi MSi.
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sejumlah Program Strategis Nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat, pendidikan hingga Jaminan Kesehatan Nasional dibahas dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (18/5/2026).
Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Dr H Syahrial Abdi MSi ini diikuti seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal.
“Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program nasional di Provinsi Riau serta pentingnya sinergi dan kesesuaian laporan dengan kondisi nyata di lapangan, guna mendukung keberhasilan program pemerintah pusat di daerah,” kata Syahrial Abdi.
Syahrial Abdi dalam rapat ini juga mengapresiasi semua pihak yang telah menjalankan program strategis nasional di daerah. ''Saya mengapresiasi seluruh instansi vertikal yang menjalankan program strategis nasional,” ujar Syahrial.
Menurutnya, keberhasilan program pemerintah pusat di Provinsi Riau merupakan hasil sinergi dan kunci utama mendukung pembangunan.
Sekdaprov mengungkapkan ada sejumlah capaian yang patut diapresiasi dan beberapa program yang belum mencukupi.
“Program KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat menunjukkan perkembangan yang positif di berbagai daerah. Sedangkan untuk pembangunan tiga juta rumah juga terus berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, serta sektor ketahanan pangan di Riau hingga saat ini juga masih dalam kondisi aman dan terkendali,” jelas Syahrial Abdi.
Sementara itu, sektor pelayanan masyarakat, program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS disebut tetap berjalan dengan baik. Sementara itu, akses pendidikan juga terus ditingkatkan melalui revitalisasi sekolah.
Syahrial Abdi juga menyoroti pengendalian inflasi di Riau yang dinilai cukup baik. Selain itu, kerja sama dengan daerah lain serta kemudahan perizinan juga terus diperkuat melalui perubahan regulasi yang lebih efektif.
Pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem terus berprogres. Namun masih terus membutuhkan perkembangan.
Ia menegaskan, seluruh laporan untuk pemerintah pusat tentang progres ini yang menjadi kewajiban gubernur harus benar-benar menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Ditekankan, informasinya tidak boleh berbeda antara data serta informasi dengan kenyataannya.
Dalam kesempatan tersebut, Syahrial berharap seluruh program strategis nasional di Riau dapat terkoordinasi dan terkomunikasi dengan lebih baik antarinstansi. Menurutnya, langkah itu penting untuk meminimalisir risiko munculnya pemberitaan negatif akibat perbedaan perspektif, terutama di internal pemerintahan.
“Mudah-mudahan ini menggambarkan sinergi dan membuat komunikasi kita lebih baik dari hari ke hari untuk menyukseskan program strategis nasional di Provinsi Riau,” pungkasnya. ***
