Monitoring Perkembangan Tanaman Jagung, Kapolsek Rupat: Memasuki Fase Pembuahan

  • Selasa, 19 Mei 2026 - 15:08 WIB

KLIKMX.COM, RUPAT - Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Rupat turun langsung ke lapangan monitoring perkembangan tanaman jagung pipil di bawah binaannya.

Pemantauan guna memujudkan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia tersebut dipimpin langsung pleh Kapolsek Rupat AKP Faisal SH. Dengan melakukan pengecekan tanaman jagung pipil di lahan binaan Kelompok Tani Harapan Baru, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Senin (18/5/2026) kemarin.

Honda Februari 2026

Dalam kegiatan itu, Kapolsek tampak didampingi Ps Kanit Binmas Polsek Rupat Aiptu Ahmad Fauzi serta perwakilan kelompok tani, Riadi. Lokasi yang disasar berupa lahan pertanian seluas sekitar 0,7 hektare, yang menjadi bagian dari target besar gerakan penanaman jagung 1 juta hektare pemerintah.


''Langkah ini menegaskan peran strategis Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif, guna memperkokoh ketahanan pangan daerah maupun nasional,'' ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MH melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal, Selasa (19/5/2026).

Dalam pemantauan tersebut, kata Kapolsek, terlihat bahwa tanaman jagung telah mendapatkan pemeliharaan dan perawatan rutin dari para petani. Kondisi tanaman umumnya tumbuh baik dan sebagian besar bahkan sudah memasuki fase pembuahan.

''Meski demikian, tim pengawas mencatat sejumlah kendala teknis di lapangan yang menjadi tantangan utama bagi hasil panen nanti,'' kata AKP Faisal.


Kapolsek mengatakan kendala terbesar datang dari faktor alam. Pada awal masa tanam, wilayah Rupat dilanda musim kemarau sehingga ketersediaan air sangat terbatas. 

''Kondisi ini berdampak langsung pada pertumbuhan tanaman yang belum berjalan maksimal dan pertumbuhan yang cenderung tidak merata,'' kata AKP Faisal lagi.

Di samping itu, katanya lagi, gangguan hama berupa kawanan monyet juga menjadi persoalan serius. Karena sering merusak buah jagung yang sedang berkembang, yang berpotensi menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

''Kendala seperti cuaca dan gangguan hama memang tantangan yang harus kita hadapi bersama. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat kita,'' ucap Kapolsek.

Ia menegaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, memantau, dan memastikan program strategis pemerintah ini berjalan sesuai rencana. ''Kita ingin pastikan setiap jengkal lahan produktif dimanfaatkan sebaik mungkin demi terwujudnya swasembada pangan yang tangguh,” ucap Kapolsek lagi.

AKP Faisal menambahkan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah para petani adalah bentuk pendampingan total. Ia mengajak seluruh pemilik lahan dan masyarakat luas untuk tidak ragu memaksimalkan lahan pertanian yang ada, demi mendukung kedaulatan pangan negeri.

''Mari bersama-sama memujudkan swasembada pangan,'' pungkasnya menyerukan. ***

 

 



Baca Juga

--ads--