Bulog dan Bapanas Akselerasi Penyaluran
Mentan Amran Salurkan Bantuan Pangan kepada 619.290 PBP di Riau
- Kamis, 17 September 2026 - 13:38 WIB
- Redaktur : Armazi Yendra
Menteri Pertanian Republik Indonesia sekaligus Kepala Bapanas Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP, menyalurkan bantuan pangan beras kepada 619.290 masyarakat PBP di Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026).
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI)
sekaligus Kepala Bapanas Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP, menyalurkan bantuan pangan beras kepada 619.290 masyarakat Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026).
Pada prosesi yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru itu, turut diikuti Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Jenderal TNI (Purn) Dr Ahmad Rizal Ramdhani SSos SH MHan, didampingi Pemimpin Wilayah Bulog Riau dan Kepri Dani Satrio, Plt Gubernur Riau Ir H SF Hariyanto MT, Kapolda Riau Irjen Dr H Herry Heryawan SIK MH MHum, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Wuluyo SAP MM CHRMP dan jajaran Bapanas.
Kegiatan tersebut merupakan program Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam mengakselerasi penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli - September 2026 di Riau.
Sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menjaga akses pangan masyarakat. Kehadiran langsung pemerintah dalam proses penyaluran ini menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi bantuan pangan beras berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Riau.
Pada alokasi Juli - September 2026, bantuan pangan beras di Riau diperuntukkan bagi 619.290 PBP dengan total kuantum 18.578.700 kilogram beras. Khusus Kota Pekanbaru, bantuan dialokasikan kepada 60.478 PBP dengan total 1.814.340 kilogram.
Sementara itu, Kecamatan Marpoyan Damai memiliki 8.313 PBP dengan kuantum 249.390 kilogram, termasuk Kelurahan Tangkerang Tengah sebanyak 2.512 PBP dengan kuantum 75.360 kilogram beras.
Dari sisi realisasi, penyaluran bantuan pangan beras Kota Pekanbaru alokasi Februari - Maret 2026 telah mencapai 100 persen, sedangkan alokasi Juli–September 2026 telah terealisasi 50 persen per 16 September 2026.
Penyaluran Juli - September terus diakselerasi oleh Bulog bersama Bapanas dan pemerintah daerah karena program bantuan pangan akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober - Desember 2026. Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan akses pangan masyarakat.
Arahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Presiden RI H Prabowo Subianto
untuk melanjutkan bantuan pangan beras hingga akhir 2026.
Mentan RI sekaligus Kepala Bapanas Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP, mengungkapkan bantuan pangan beras merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. ''Kami hadir untuk menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat. Atas perintah Bapak Presiden, bantuan pangan disalurkan ke seluruh Indonesia untuk 33,4 juta penerima, termasuk di Provinsi Riau sebanyak 619 ribu penerima,'' kata Mentan Amran.
Ini, katanya, merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Indonesia. Bulog, lanjutnya, siap memastikan bantuan tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima.
Dirut Perum Bulog Jenderal TNI (Purn) Dr Ahmad Rizal Ramdhani SSos SH MHan, menegaskan Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat di seluruh Indonesia. “Bapak dan ibu, saudara-saudari sekalian, bantuan pangan ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4,'' ungkap Ahmad Rizal Ramdhani.
Bantuan ini, kata Ahmad, merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pangan ini terus disalurkan agar dapat diterima dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan.
Selain penyaluran bantuan pangan beras, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Riau serta penanaman pohon kelapa, nenas, dan jagung sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan produksi dan ketahanan pangan dalam negeri.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pangan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi hingga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi Bapanas dan Bulog, pemerintah terus memastikan penyaluran bantuan pangan beras berjalan optimal sekaligus mempersiapkan keberlanjutan program hingga akhir tahun. Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, dan kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pangan pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ***
