Ditlantas Polda Riau dan Gerkatin Kolaborasi Bangun Kesadaran Pentingnya Jaga Kelestarian Lingkungan
- Senin, 13 April 2026 - 22:16 WIB
- Reporter : He
- Redaktur : Yendra
KLIKMX. COM, PEKANBARU - Sebanyak 30 bibit pohon ditanam oleh tim Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau di tepian Sungai Siak, tepatnya di bawah Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamudinsyah, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian penyandang tunarungu yang tergabung dalam Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) dalam menjaga lingkungan.
Aksi nyata bertajuk Green Policing ini merupakan langkah konkret kolaborasi antara Ditlantas Polda Riau dan Gerkatin dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan bantaran Sungai Siak.
Pemilihan lokasi ini karena tempatnya memiliki nilai strategis dan ekologis bagi Provinsi Riau.
Selain penanaman pohon sebagai upaya penghijauan, kegiatan ini juga diisi dengan aksi gotong royong membersihkan sampah di sekitar bantaran sungai, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keseimbangan ekosistem.
“Penanaman 30 bibit pohon oleh komunitas Gerkatin ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria.
Program Green Policing ini, jelas Galih, merupakan bentuk transformasi peran Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di bidang lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan lingkungan.
Kolaborasi ini, lanjut Galih, merupakan wujud komitmen Ditlantas Polda Riau untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga dalam menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat.
“Kolaborasi bersama Gerkatin menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang batas,” ujarnya.
Keterlibatan komunitas tunarungu ini diapresiasi oleh Ketua Gerkatin Provinsi Riau, Annela Rahma, yang disampaikan oleh Liany selaku perwakilan.
“Partisipasi ini menjadi ruang inklusif yang memperkuat peran aktif penyandang disabilitas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan pihaknya akan terus menggalakkan kegiatan Green Policing sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib yang tidak hanya terbatas pada lalu lintas, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib tidak hanya di jalan raya, tetapi juga dalam menjaga lingkungan. Sungai Siak adalah aset penting daerah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan nilai kepedulian, menjaga kebersihan, serta melestarikan lingkungan demi generasi mendatang,” tegasnya.
Keterlibatan komunitas tunarungu dalam aksi ini mencerminkan bahwa isu lingkungan merupakan isu universal yang dapat disuarakan dan dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat.
Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran berkelanjutan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Sungai Siak sebagai salah satu ikon kebanggaan daerah.(***)
