Lintas Sektoral Bahas Persiapan OKLK 2026, Kapolda Riau Singgung Situasi Geopolitik Global

  • Selasa, 10 Maret 2026 - 00:01 WIB

KLIKMX.COM, PEKANBARU - Sejumlah pejabat lintas sektoral di Provinsi Riau berkumpul dalam rapat koordinasi yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Riau, guna membahas persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning (OKLK) 2026, di Aula Tribrata Mapolda Riau, Senin (9/3/2026) kemarin.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Riau.

Honda Februari 2026

Rakor ini dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum dan dihadiri pejabat utama Polda Riau, para kapolres jajaran, serta berbagai instansi terkait seperti TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BMKG, hingga stakeholder lainnya.


Kapolda Riau Irjen Herry mengatakan rakor lintas sektoral ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan merayakan Lebaran.

“Rapat koordinasi ini adalah untuk menguatkan komitmen kami bersama. Karena kebersamaan menjadi kunci utama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 2026,” kata Alumni Akpol 1996 itu. 

OKLK 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polda Riau menyiapkan 2.005 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, BMKG, serta instansi terkait lainnya.


Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polda Riau akan mendirikan 22 pos pelayanan, 34 pos pengamanan, serta 10 pos terpadu di sejumlah titik rawan dan jalur utama mudik di wilayah Riau.

Kapolda berharap dengan persiapan yang matang tersebut, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman hingga sampai ke kampung halaman.

“Kita harapkan masyarakat yang melaksanakan mudik dapat berjalan dengan baik dan bertemu dengan keluarga. Insyaallah, kami akan kawal agar masyarakat semua selamat sampai ke tujuannya masing-masing,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kapolda juga menyinggung situasi geopolitik global yang tengah bergejolak, seperti konflik di Timur Tengah dan perang Rusia–Ukraina yang berdampak terhadap kondisi ekonomi dunia, termasuk Indonesia.

Menurutnya, dampak yang paling terasa biasanya berkaitan dengan stabilitas ekonomi, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan kebutuhan pokok meningkat.

Karena itu, Kapolda meminta Satgas Pangan meningkatkan pengawasan distribusi bahan pokok untuk mencegah praktik penimbunan maupun aksi panic buying menjelang Lebaran.

Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung berbagai program pemerintah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat dan pelayanan publik.

Dalam rakor tersebut, sejumlah instansi juga memaparkan kesiapan masing-masing. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau melaporkan tingkat kemantapan jalan provinsi saat ini mencapai 66,5 persen dari total panjang 2.897,4 kilometer. Enam UPT juga telah disiagakan lengkap dengan alat berat guna mengantisipasi kerusakan jalan di jalur mudik.

Sementara itu, Dinas Perhubungan memprediksi arus mudik akan terbagi dalam dua fase dengan puncak pertama pada 17–18 Maret 2026, di mana penggunaan kendaraan pribadi diperkirakan masih mendominasi sekitar 65 persen.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, pemerintah akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

Dari sisi kebencanaan, BPBD bersama BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena Riau diperkirakan memasuki musim kemarau lebih awal. Beberapa wilayah seperti Pelalawan dan Bengkalis menjadi perhatian karena kabut asap berpotensi mengganggu jarak pandang di jalur mudik.

Sementara itu, PT Pertamina memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman dengan masa siaga mulai 9 Maret hingga 1 April 2026. Konsumsi BBM diperkirakan meningkat, dengan Pertalite naik sekitar 9,01 persen dan Solar 8 persen.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad SH MSi mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik agar segera menghubungi Call Center 110. ***



Baca Juga